Di awal maraknya penggunaan media sosial di lingkaran pergaulan, banyak pendapat yang bermunculan. Ada yang mengatakan hidup itu tidak tergantung media sosial,  ada yang mengatakan media sosial itu memunculkan sekat-sekat dan membuat interaksi nyata menjadi berkurang.

Ada juga yang mengatakan memiliki semua media sosial adalah indikator tingkat narsis paling tinggi. Semua sah-sah saja. Semuanya kembali ke penggunanya bagaimana memanfaatkan media sosial. Hanya saja, kita jangan sampai yang dikonsumsi oleh media sosial.

Bagaimanapun, kita adalah pengguna dan setiap media sosial tentu punya alasan baik untuk kita gunakan. Berikut media-media sosial beserta alasan mengapa kita harus memilikinya.

 

Facebook

Facebook-Logo-2

Hasil berdiskusi dengan seorang teman, ternyata Facebook di luar jumlah foto, panjang video, panjang karakter dan sebagainya, ternyata memiliki keunggulan dari media sosial lain. Dalam menyikapi suatu informasi/berita, Facebook bisa menjadi pilihan utama karena menawarkan dua perspektif untuk satu peristiwa. Contohnya, bisa dilihat dari kasus pembakaran di Tolikara. Banyak postingan yang memberi pandangan tidak dari satu pihak saja sehingga berita yang disajikan bisa lebih bersifat Cover Both Side (setidaknya masih lebih baik daripada siaran TV Nasional)

Dalam beberapa kasus, Facebook sangat berguna untuk menyebarkan kabar dengan cepat. Contohnya, kasus Angeline. Facebook berperan besar, karena di sanalah pertama kali dibuat Page khusus untuk menggerakkan simpati masyarakat, dan juga pertama kali banyak muncul analisa kejanggalan terhadap kasus tersebut.

Bonus :

+ ada game Criminal Case

    masih banyak username aneh, banyak komentar kasar, banyak alay.

 

Twitter

1406462716_twitter-logo_facebk

Twitter bisa jadi tempat yang sangat inspiratif. Banyak muncul gerakan/kegiatan sosial yang positif bagi semua(seperti berbagi nasi, piknik hijau, earth hour, dsb).

Twitter juga bisa jadi penyelamat hidup. Orang yang membutuhkan darah untuk operasi atau orang yang kehilangan barang, banyak tertolong oleh adanya twitter. Mungkin karena di Twitter informasinya lebih cepat tersebar, tidak sekedar like dan mengetik Amin.

Twitter juga sarana tempat mengembangkan bisnis yang ampuh karena sangat tepat dalam promosi suatu event, barang atau jasa, memberi efek jera kepada orang-orang yang tidak bertanggung jawab. seperti cuitan yang menggunakan bahasa kasar, menyinggung SARA, merendahkan, ataupun yang sedang hangat, mengkritik habis-habisan akun DAGELAN yang dituduh mengambil keuntungan dari mencomot materi atau karya orang lain

Bonus :

+ Ada akun asli Kinal JKT 48, banyak tokoh dari berbagai bidang yang suka berinteraksi langsung, dan berita transfer MU lebih cepat.

  Akun spam, akun yang twitnya berulang, haters yang tidak terima idolanya dikritik

 

Path

path_icon

Path, kalau media sosial yang satu ini menurut saya lebih “intim”. Kuota pertemanan terbatas, pasti membuat orang memilih yang betul-betul tingkat proximity-nya tinggi, yang terbaik dari terbaik. Ini cocok untuk mempelajari karakter sahabat atau keluarga kita, bisa dilihat dari playlist, foto, atau film yang mereka nonton.

Path juga bisa jadi sarana yang bagus untuk para stalker, yang memantau idolanya, walaupun beberapa berujung kekecewaan, saat melihat sang idola bersama yang lain atau terperangkap di “Inner Circle Zone”

Bonus :

+ Bisa tahu info film, lagu, serial tv, event juga tempat-tempat nongkrong yang asik.

“Inner Circle Zone” & “Dia yang selalu bisa di-love momentnya tapi tidak bisa di-love di dunia nyata”

 

DeviantArt

Deviantart_logo

Kurang populer bagi beberapa orang, tapi bagi saya, DeviantArt tempat yang sangat menarik apalagi bagi yang suka dengan seni menggambar, kita bisa melihat karya seni gambar atau photography dari berbagai aliran mulai dari abstrak sampai hyperrealist, mulai dari cara tradisional sampai paling modern ada di sini, sangat lengkap.

Di dalam juga ada beberapa yang membagi tutorial untuk kita belajar. Konsepnya sama saling follow dsb, tapi di sini gambar kita bisa dilihat seluruh pengguna lainnya di dunia, jadi kita bisa menerima pujian, kritik dan saran dari banyak orang (walaupun jarang, kadang ada akun dari negara lain yang memberi komentar dan badge entah itu tanda apa, tapi rasanya menyenangkan melebihi Like, Love dan retweet)

Dengan kata lain, DeviantArt cocok dijadikan sebagai “Studio Seni Pribadi” bisa digunakan untuk menaruh konsep, coretan dsb

Bonus :

+ Tidak ada komentar “cek IG kita ya sist”

Minder, melihat gambar tingkat dewa, sedangkan gambar kita gambar hanya apa adanya, syukur kalau ada yang perhatikan.

 

LINE

line-ipad-app

Memberi kemudahan komunikasi, bisa free call, ataupun video call dengan cara yang simpel, sebenarnya hampir sama seperti beberapa aplikasi messenger kebanyakan, tapi entah kenapa Line terasa lebih menyenangkan, stikernya bisa mengungkapkan yang tak bisa diucapkan lewat kata, bisa mengekspresikan perasaan yang tak bisa diungkapkan. aish…

Bonus :

+ Kalau pesan di-Read dan direspon cepat, hati bahagia.

Kalau pesan di-Read tapi tidak dibalas, atau bahkan tidak di-read sama sekali rasanya serba salah

 

Blogger

blogger-logo

Last but not least in my list, Blogger menjadi sarana ampuh orang untuk mengekspresikan suasana hati, membahas kegemaran atau hobi, catatan perjalanan, pendapat tentang suatu masalah murni dari perspektif sang penulis sendiri (kecuali blog-blog yang isinya copas dari blog lain, yang paling banyak itu biasa tentang materi pelajaran)

Dengan blogwalking kita bisa memiliki sensasi perjalanan mengenal pribadi dengan cara yang menyenangkan, membaca tulisannya, mencoba mengenal sisi lain dari pemilik blog yang mungkin tidak diperlihatkan saat berinteraksi secara nyata, biasanya bisa diperoleh dari blog yang berisi cerita sehari-hari atau blog yang berisi puisi sentimentil kambuhan.

Banyak juga blog yang membuat kita lebih paham lagi tentang banyak hal. Seperti musik, film, teknologi, bahkan agama. Karena bisa dibahas secara mendalam dan lebih khusus (blognya tematik) di dalamnya.

Sekarang juga mulai berkembang trend Vlogger/VideoBlogging jadi banyak tokoh me-posting video karya-karyanya, tapi yah kecuali Vide Blog Hannah Trigwell (Penyanyi Cover favorit) blogwalking tetap lebih terasa menyenangkan bila itu membaca tulisan.

Bonus :

+ This is Sparta!! -Leonidas

You wanna know how i got this scars? -Joker

 

Sebenarnya masih banyak media sosial lain yang lebih menarik seperti Pinterest, Tumblr, Instagram, Google+, LinkedIn, Periscope dan sebagainya, yang serupa tapi tak sama, dengan kelebihan dan kekurangan, juga tujuannya masing-masing tapi saya tidak menggunakannya jadi saya tidak bisa memberi gambaran jelas, tanyakan saja kepada yang menggunakan atau buat sendiri untuk mengetahuinya.

Media sosial sudah sangat berpengaruh sekarang ini, alih-alih dihindari mari kita manfaatkan dengan baik, anggap saja Social Media sebagai Jarvis atau Doraemon, anggap sebagai rekan atau asisten pribadi dalam kelancaran kegiatan. Yang penting jangan sampai kita dikonsumsi dan memunculkan sikap narsis berlebihan, apalagi sampai melupakan interaksi nyata.

Bagi pengguna media sosial, tenang saja, menggunakan Media sosial belum pantas jadi indikator depresi tingkat tinggi bagi penggunanya, karena ada yang menggunakan untuk meraup rezeki, yang lebih pantas jadi indikator depresi itu minum miras sampai mabuk untuk mencapai kesenangan, memakai narkoba dengan anggapan itu menyelesaikan masalah, iris-iris tangan, percobaan bunuh diri untuk menarik perhatian.

Jadi, jangan khawatir, tetaplah posting apapun, membagi apa yang membuat kita senang ataupun menyelesaikan yang membuat kita gundah, asal jangan ada saling menyakiti di dalamnya.


Baca tulisan lainnya dari Aswan Pratama

Lingkaran Setan Lalu Lintas Makassar

Lain Kali Ikuti Imbauan Sang Raja Dangdut

Ulat Risih Menjadi Kupu-kupu Toleransi