Ilustrasi: Herman Pawellangi ( @chimankorus )

Alkisah ada band dari Makassar yang disebut-sebut sebagai band paling mempesona di kota itu. Band itu adalah Theory of Discoustic.

Band folk itu merilis EP berjudul Alkisah. Jika disimak baik-baik, album tersebut akan membawa pendengarnya ke dalam suatu dongeng utuh. Seperti halnya cover albumnya yang sekilas sederhana, tapi sesungguhnya menyimpan arti.

Inilah Bagus Kurniawan, desainer di balik cover album Alkisah.

TOD-Alkisah

 

Would you tell us about yourself to Revius?

I’m just an ordinary people who have a dream to traveling around the world 🙂

What’s your recent activity or what project are you working on now?

Sekarang sih cuma melakukan aktivitas biasa, berkerja di salah satu graphic house di daerah Jakarta dan masih berusaha untuk lulus kuliah tahun ini.. Doakan.

Musik apa yang Mas Bagus dengarkan ketika mengerjakan desain ini?

Wah, gue dengerin lagu apa yah, paling Coldplay. Gue suka banget sama Coldplay, ah gue dengerin musik Float juga, bikin suasana mood jadi lebih asik. Gue suka alunan gitarnya Float. 

Apa alat dan media yang digunakan dalam pembuatan artwork ini?

Pertama kali dihubungin Reza (gitaris ToD), dia minta sebuah gambar yang simpel dan art-nya lebih kerasa. Karena itu akhirnya gue pake media kertas usang yang kepajang di kamar gue. Kebetulan warna tone kertasnya cocok banget sama keinginannya dia. Gambarnya cuma pakai pensil standar dan alat-alat tulis yang ada di meja kerja gue.

Bagaimana ceritanya Mas Bagus bisa bekerjasama dengan Theory of Discoustic?

Kerjasama awalnya itu dari pertemuan gue pertama kali sama Reza. Waktu itu gue sama dia satu kantor di salah satu media di Jakarta. Dari awalnya sering nongkrong bareng, dia cerita kalau lagi bikin musik. Dari situ dia minta tolong gue untuk bikinin sebuah gambar buat dia. Awalnya dia gak cerita buat apa, tapi akhirnya ketahuan juga buat cover album. Ha ha ha.

Apa yang terpikirkan pertama kali ketika mengerjakan desain Alkisah?

“Exciting”. Ha ha ha.. Si Reza imajinasinya tuh kadang bikin gue bingung, tapi kerjasama sama mereka (ToD) itu selalu membuat gue merasa exciting.

Apa kisah dari artwork Alkisah?

Artwork Alkisah ini menjelaskan tentang kejadian 500 tahun yang lalu. Setiap guratan dalam batang pohon itu melambangkan periode 1 tahun. dan dalam batang pohon itu ada sekitar kurang lebih 500 guratan, jadi melambangkan periode 500 tahun ke belakang. Dalam setiap periode guratan itu tergambar kisah-kisah yang diceritakan leluhur kita, ataupun kakek nenek kita. Intinya dalam artwork ini kita ingin menekankan tentang sebuah kebudayaan yang ada dalam periode itu hingga sekarang dan kita tidak boleh lupa dengan tradisi dan kebudayaan kita sendiri. Karena itu cover album ini ingin menekankan ke arah sana.

What’s inspire you to make this artwork?

Inspirasi… gue suka karya-karya dari Hayao Miyazaki yang selalu menonjolkan sisi kebudayaan dari setiap karyanya. mungkin dari sana.

What’s your favorite track on Alkisah?

Gue suka Teras Khayal.. eh itu beda album ya.. Ha ha ha.. Satu Haluan dan Lengkara.. 🙂

3 kata untuk mendeskripsikan Theory of Discoustic.

Out of the box…!!!


Baca seri artikel lainnya dari Local Album Artworker’s Story

“Gambar itu Sebenarnya Asal Jadi”

“Kelelawar Menjadi Inspirasi Saya”

The Super Duper Grindcore Artworker

“Desain dan Musik menjadi Poligami Saya”

“Little Details Create Perfection”