Aco adalah seorang pemuda yang bersahaja.

AcoSingleAco menikmati kejombloannya dengan melakukan banyak hal yang menyenangkan, bukan dengan mendoakan supaya malam minggu hujan, jadi yang memiliki pacar tidak jadi kencan.

Aco tidak mau sekali ji ditau, maka dia tidak memposting meme-meme pakaballisi soal nasib jomblo, walaupun dia sedang mengalaminya. Juga tidak memposting berbagai macam kode-kode yang tersirat di postingan lagu yang dia dengarkan, dan status-status untuk mengumumkan kejombloannya.

AcoGroufie

Tidak ada keegoisan di dalam hati Aco, sehingga sebelum mengupload groufie bersama teman-teman, Aco sudah memastikan bahwa semua temannya terlihat menarik, bukan hanya dirinya sendiri. Aco juga mendengarkan ketika temannya bilang, “hapus ki itu foto, nda’ bagus alisku di situ”.

Aco bukan seseorang yang ingin menonjol lewat cara yang kekanak-kanakan, apalagi dari teman-temannya sendiri.

AcoMature

Aco biasa saja ketika ditanyai berapa umurnya, dan tidak mengelak dengan, “jangan mi kau tau deh, pokoknya tua ma’ ”, karena Aco tahu menjadi tua adalah proses alami setiap manusia dan itu bukan kesalahan.

AcoMoney

Aco tau diri dan dia mengerti betapa tidak enaknya menagih utang di teman sendiri, sehingga dia tidak akan membuat temannya berada dalam kesulitan semacam itu.

AcoSelfie

Cukup satu hashtag buat Aco untuk menjelaskan maksud dia memposting selfienya.

AceMeal

Aco tidak suka makanan dingin dan taat pada perintah agama, sehingga dia berdoa sebelum makan, bukan berfoto sebelum makan.

Juga, Aco tidak akan menyakiti temannya yang sedang lapar dan ingin mengalihkan rasa lapar itu membuka aplikasi  media sosialnya dengan memposting foto makan siang atau makan malamnya. Aco paham bahwa rasa lapar itu bisa mempengaruhi kestabilan emosi seseorang.

AcoBirthday

Aco tahu, ketika Facebook mengingatkannya bahwa hari ini ulang tahun seroang teman lama, dan dia tidak bisa merayakan ulang tahun bersama temannya atau memberikannya kado, setidaknya dia bisa mengucapkan selamat ulang tahun dengan kalimat utuh untuk menunjukkan kepeduliannya.

Karena Aco tahu, ketika dia tidak peduli, lebih baik tidak mengucapkan apa-apa daripada mengucapkan sesuatu yang tidak bisa terbaca karena tidak ada huruf vokalnya. Bahkan ketika dia tahu semua orang tahu maksudnya “HBD”, dan “WYATB”.

AcoMessage

Aco bukan pacar yang insecure, dan itu membuat pacarnya semakin jatuh cinta.

AcoGame

Aco knows his friends don’t play. Aco tahu benar bagaimana memanfaatkan pengetahuannya.

AcoMusic

Sebagai pendengar musik, Aco tau bagaimana setiap orang mengerahkan energi dan fokusnya ketika menciptakan satu karya. Sesuai atau tidaknya karya tersebut dengan selera Aco, Aco enggan menyibukkan diri pada ketentuan mana pendengar musik berselera keren dan tidak.

Aco menghargai semua karya, tidak membandingkannya dengan karya lain berdasarkan kesesuaian dengan seleranya sendiri.

AcoOffended

Aco sadar sepenuhnya kalau tidak selalu semua hal adalah tentang dirinya.

Images source from  Be Like Bill & blobla.com


Baca tulisan lainnya dari Novidia

“Penulis itu Seperti Hiu”

Fun Ways to Have Fun, CHESS!

Lima Tips Menghadapi Dosen ‘Killer’

Lima Warung Bakso Paling Syahdu

Ajakan Pindah Planet bagi Siapa Saja

Sembilan Kekuatan Super yang Kamu Kira Bukan

Please Welcome, Miss Kotabaru!

Tujuh Alasan Mengapa Kamu Setuju Bahwa Televisi Lebih Baik Tidak Menyala

Lakukan Sendiri atau Berbagi Bersama Teman Sepermainan

Menyelami Magi Haruki Murakami

Kita dan Kota Perlu Berteman dengan Lebih Banyak Taman