Foto: M. Ifan Adhitya ( @ifandfun )

A Create, menjadi tema live concert yang diadakan A Mild dalam roadshow di delapan kota kali ini. Menempati Anjungan Losari sebagai venue, membuat akhir pekan di Makassar menjadi lebih hangat saat saban sore diguyur hujan. Begitupun yang terjadi pada Sabtu, 9 April 2016.

Pukul 15.00 WITA, A Create dibuka dengan hadirnya MC memberi informasi tentang apa saja yang bisa dinikmati di area event. Mulai dari tenant food and drink, fashion store, music store, hingga fasilitas Create your own shirt. Penyelenggaraan yang berlangsung di luar ruangan ini juga memaksa pihak keamanan sedikit bekerja lebih keras. Terlihat di bagian pintu masuk, event terkesan lebih eksklusif dengan pemeriksaan yang dilakukan cukup ketat. Hal yang harus lebih disiasati oleh MC untuk menyampaikan secara berulang-ulang bahwa acara ini gratis.

Konsisten akan tema. Itu yang menjadi ciri khas dari tiap event yang diadakan A Mild. Terbukti dari A Create ini mulai dari panggung yang ditata begitu kreatif hingga toilet portabel yang disediakan panitia juga dari para penampil yang semuanya berlabel indie. Menyiratkan sebuah pesan tersendiri untuk berani membuat sendiri banyak hal. Dan, yang paling menarik tentu saja tenant-tenant yang hadir. Dari fashion ada Chambers, Highty.id, Fragment, dan Loving. Selain menjual barang-barang yang diproduksi sendiri, juga banyak original merchandise dari band-band penampil malam itu.

Booth-booth fashion yang menjual produk serta merchandise asli di A Create Makassar.

Booth-booth fashion yang menjual berbagai produk baju hingga aksesoris di A Create Makassar.

Musick Bus hadir pula menjual berbagai rekaman fisik asli dan merchandise di A Create Makassar.

Musick Bus hadir pula menjual berbagai rekaman fisik dan merchandise asli di A Create Makassar.

Suasana dalam booth Create Your Own T-Shirt di A Create Makassar.

Suasana dalam booth Create Your Own Shirt di A Create Makassar.

Bagian lain, yang juga menarik adalah bagian food and drink. Apalagi, kota ini dikenal dengan kulinernya yang khas. “Menu andalan kami itu Dessert. Disajikan pakai batok kelapa,” tutur penjaga tenant dari Fashion Food, salah satu tempat ngemil asyik di kawasan Jalan Haji Bau. Selain Fashion Food, ada Hi Fries dan The Cooking Sumo yang keduanya memiliki keunggulan pada sausnya yang lima rasa. Di deretan terakhir ada Sosis Bakar dengan nama 1345. Nama yang awalnya saya pikir untuk memberi kesan tidak ada duanya, perkiraan yang akhirnya keliru, “13 itu angka favorit dan 45 itu simbol dari modal awal,” jawab ibu yang menjaga tenant Sosis Bakar yang beralamat di Jalan Abdullah Daeng Sirua tersebut. Setelah puas mengelilingi tenant food saya menghabiskan sore di tenant milik Warkop 51. Dengan secangkir kopi seharga lima ribu, A Create menuju malam minggu.

Deretan tenant makanan dan minuman yang ada dalam A Create di Makassar.

Deretan tenant makanan dan minuman yang ada dalam A Create di Makassar.

Menikmati kopi buatan Warkop 51 yang ada dalam A Create di Makassar.

Menikmati kopi buatan Warkop 51 yang ada di A Create Makassar.

Selepas Maghrib, Tabasco membuka aksi di Main Stage. Mereka membawakan tiga lagu ciptaan sendiri dan cukup sukses membuka kehangatan di Anjungan Losari sebelum istirahat pada waktu Isya. Panggung A Create dilanjutkan dengan The Rock Company yang juga membawakan lagu-lagu milik mereka sendiri. Kemudian ada Fuddy Duddy, band yang sempat merajai panggung musik di Makassar beberapa tahun lalu, sempat vakum dalam waktu yang cukup lama, dan kini mulai kembali tampil. Hal yang ditegaskan dengan satu lagu baru dari tiga lagu yang dibawakan malam itu akan mengisi EP yang akan diluncurkan dalam waktu dekat.

Cuaca yang semakin cerah, membuat antusiasme penonton semakin besar. Terlihat di depan panggung yang semakin ramai juga tenant-tenant yang dipenuhi sesuai dengan minat masing-masing. Cerahnya cuaca dan antusiasme penonton ditambah dengan keceriaan di atas panggung. Galarasta menggoyang Anjungan Losari dengan alunan-alunan Reggae baik dari lagu sendiri, mereka juga membawakan cover dari I Shot the Sheriff milik Bob Marley. Penampilan dari band-band Makassar kemudian ditutup oleh The Jokes.

Penampilan The Jokes dengan raungan rock n' roll di A Create Makassar.

Penampilan The Jokes dengan raungan rock n’ roll di panggung A Create Makassar.

Di sela-sela para penampil tersebut, beberapa pertunjukan juga hadir di Mini Stage. Ada Stand Up Comedy, Workshop singkat tentang fotografi oleh Dee Dasysyara Dahyar, dan obrolan tentang skena musik Makassar oleh Ardy Chambers.

Rocket Rockers kemudian menyapa Rocket Rockfriends yang hadir di bibir panggung. Ingin Hilang Ingatan seolah mengingatkan kalau malam itu adalah malam minggu. Alunan sendu yang diikuti nyanyian dari pengunjung yang hadir. Awal Dari Cerita menjadi penghubung cerita A Create Makassar selanjutnya disusul Reuni, Kekuatanmu, Hari Untukmu, Mimpi Menjadi Sarjana, dan ditutup dengan apik oleh Dia.

Rocket Rockers yang akhir bertemu lagi dengan RocketRockFriends di Makassar.

Rocket Rockers akhirnya bertemu lagi dengan Rocket RockFriends Makassar.

Malam semakin mengantar A Create menuju klimaks. BaraSuara membuka penampilan mereka dengan Tarintih disertai teriakan oleh sebagian besar penonton yang hadir di bibir panggung. Di penampilan yang keduanya di kota ini, mereka membawakan Hagia, Nyala Suara, Sendu Melagu, Menunggang Badai, Api dan Lentera, dan ditutup dengan Bahas Bahasa.

Barasuara sukses menutup panggung A Create Makassar.

Barasuara sukses menutup panggung A Create dalam penampilan kedua mereka di Makassar.


Baca artikel lainnya

Sempurnanya The Private Concert

Sound.Ink “Perdengarkan” Karya Anak Makassar

‘Gaduh’ Berkesenian tanpa Rusuh di Jalan

Membangun Tren Positif dengan Foto dan Musik

Banyak Jalan Menuju Kemerdekaan Bermusik