Foto Oleh: A. Syahriyunita  & Wahyudin Mas'ud (@MksrBerkebun)

Sosok Andi Fadly Arifuddin lebih dikenal publik sebagai vokalis dari Padi dan Musikimia. Fadly telah bergabung di Padi sejak 8 April 1997  bersama Ari (gitar), Yoyo (drum), Rindra (bas), dan Piyu (gitar). Semenjak Padi memasuki masa vakum, belakangan dia membentuk Musikimia bersama Rindra, Yoyo, dan Stephan Santoso yang berawal dari akun Twitter yang namanya pun sama.

Fadly  yang lebih senang dengan dipanggil Daeng Fadly atau Opa Fadly ini tentu piawai menyanyikan lagu-lagu hits dari kedua band yang dinaunginya. Terlebih lagi penikmat musik di Indonesia termasuk saya kalau boleh, mengagumi suara khasnya. Sepintas suaranya terdengar perpaduan Bono dari U2 dan Eddie Vedder dari Pearl Jam.

Mengetahui Fadly bakal hadir di panggung utama Makassar Green Culture Festival 2014 pada Jum’at (14/11) sore, saya tidak menyia-yiakan kesempatan untuk hadir mendengarkannya melantunkan satu atau dua lagu. Saat saya memasuki lokasi acara tersebut di Fort Rotterdam Makassar menjelang sore hari, saya langsung melihat Fadly sedang berdiri di depan panggung. Waktu yang cukup tepat mendengarkannya bernyanyi, apalagi cuaca sedang teduh sepoi-sepoi.

Sayang beribu sayang, dia ternyata berdiri di panggung tidak bermaksud untuk mengajak para hadirin untuk ikut bernyanyi, melainkan berbicara pada workshop singkat tentang aquaponik.  Loh, ada apa dengan Fadly dan makhluk bernama aquaponik ini? Saya yang berharap mendengarkan Fadly bernyanyi dan memetik gitar, akhirnya malah mengurungkan harapan tersebut. Secara bersamaan, saya baru tersadar kalau Fadly memang punya kegiatan bercocok tanam di sela-sela kesibukan sebagai vokalis band.

Saya yang tidak mengetahui secara spesifik bercocok tanam seperti apa yang digelutinya, akhirnya diajak larut perlahan untuk mendengar penjelasannya di sesi workshop tersebut. Fadly pun menjelaskan bahwa aquaponik  termasuk teknik urban farming yang merupakan cara bercocok tanam di lahan sempit, memaksimalkan halaman rumah sendiri untuk menghasilkan tanaman organik.

1416275676978

Fadly tidak sedang ingin bernyanyi pada Jumat (14/11) sore itu, namun menjelaskan tentang pembuatan aquaponik sederhana di Makassar Green Culture Festival 2014.

Lanjutnya sambil menjelaskan, Aquaponik merupakan gabungan aquakultur dan hidroponik. Aquakultur adalah cara membudidayakan ikan dalam jumlah banyak di tempat yang sempit dengan menggunakan air yang sama tanpa ada yang terbuang. Sedangkan hidroponik adalah cara tanam tanpa menggunakan media tanah. Aquaponik merupakan cara bertani yang memanfaatkan sirkulasi air dan pemanfaatan kotoran ikan yang mengandung nutrien dalam bentuk amoniak yang akan melalui proses siklus nitrogen dengan bantuan bakteri Nitosomonas dan Nitrobacter.

Fadly pun bercerita tentang ketertarikan untuk serius bercocok tanam aquaponik ini bermula saat anaknya bermasalah dengan alergi. Setelah mendapat informasi bahwa salah satu cara menyembuhkan alergi tersebut dengan mengonsumsi makanan organik, Fadly pun secara otodidak mempelajari teknik urban farming ini. Setelah 1 tahun mengkonsumsi makanan organik sang anak sembuh tanpa obat kimia apapun.

Sistem aquaponik sederhana yang dijelaskan oleh Fadly di Makassar Green Culture Festival (sumber gambar: orbitdigital.net)

Sistem aquaponik sederhana yang dijelaskan oleh Fadly di Makassar Green Culture Festival (sumber gambar: orbitdigital.net)

Teknik urban farming yang dipilih Fadly ini yang mulai masuk ke Indonesia sejak 5 tahun lalu. Fadly yang juga termasuk sebagai penggiat dari Indonesia Berkebun pun semakin menggebu untuk berkebun dengan aquaponik. Apalagi menurutnya teknik ini tidak memerlukan biaya yang banyak untuk menguras isi dompet. Cukup dengan barang-barang bekas seperti baskom atau cool box bekas sebagai wadah tanam, aquaponik sudah bisa dilakukan. Tentunya dengan tambahan alat berupa hidroton dan pompa air 8 watt untuk mengatur sirkulasi airnya.

Tambahnya lagi, untuk menggeluti urban farming tidak harus menjadi seorang yang punya pengalaman di bidang cocok tanam bahkan menjadi seorang sarjana pertanian.“Bukan masalah bisa atau tidak, tapi kita mau apa tidak,” ucap Fadly yang sempat saya kutip dari penjelasannya saat berjalan workshop di luar ruangan ini.

“Aquaponik bisa menghasilkan tanaman organik secara utuh, sedangkan jika menggunakan teknik hidroponik masih diragukan kualitas organik tanaman tersebut.” ujar Fadly sembari mempraktikkan pembuatan aquaponik sederhana ke audiens yang berkerumun dengan antusias mendengar penjelasannya.

Fadly menjelaskan pembuatan aquaponik sederhana sambil disaksikan audiens Makassar Green Culture Festival 2014 yang antusias mendengar penjelasannya.

Fadly menjelaskan pembuatan aquaponik sederhana sambil disaksikan audiens Makassar Green Culture Festival 2014 yang antusias mendengar penjelasannya.

Selama 3 tahun menggeluti dunia urban farming ini, Fadly sudah tahu bagaimana menumbuhkan tanaman hanya dalam rentang 10 hari. Dan menurut pengakuannya, kebiasaan bercocok tanam urban farming ini membuat kebutuhan untuk belanja sayur, tomat dan cabai bisa dihemat sampai 40%, karena bisa mendapatkan hasil panen dari yang ditanam di halaman rumah. Menurutnya, pertanian organik lebih murah dan terjangkau daripada pertanian konvensional.

Selain teknik aquaponik, Fadly menambahkan beberapa teknik urban farming lainnya yang bisa dicoba seperti Garden Tower yang memaksimakan banyak ruang  karena ditanam secara vertikal (vertikulture) dan memiliki dekomposer berupa cacing. Setelah mendengarkan penjelasan menarik tentang aquaponik tersebut, saya bisa mendapatkan penjelasan singkat yang menarik walaupun tidak secara sistematis, tapi mampu menggugah keinginan untuk membudayakan cara bercocok tanam seperti ini.

1416275637804

Fadly bersama salah satu penggiat Indonesia Berkebun di Makassar Green Culture Festival 2014.

Aktivitas bercocok tanam yang dilakukan Fadly dan teman-teman Indonesia Berkebun lainnya ini sejenak mengingatkan saya dengan kegiatan bercocok tanam yang dilakukan oleh kelompok tani Desa Lerang di Kabupaten Pinrang pada saat mengikuti Kuliah Kerja Nyata di sana pada tahun 2012. Mereka memiliki program bertani serupa urban farming ini yang dinamakan Percepatan Penganekaragaman Konsumsi Pangan yang disingkat P2KP.

21-6b50db5ca5

Teman-teman posko KKN Desa Lerang tahun 2012 membantu bapak Kepala Desa dalam pembuatan media tanam rambat dalam program P2KP (sumber foto: Istimewa)

23-baf18256b9

Posko KKN Desa Lerang pada tahun 2012 yang dikunjungi Bupati Pinrang, Rektor Unhas dan Pangdam VII Wirabuana karena keberhasilan program P2KP (sumber foto: Istimewa)

Mengingat harga BBM yang membumbung tinggi, daya beli pun harus mulai disiasati dengan memproduksi sesuatu secara sendiri. Apalagi ini berhubungan dengan kebutuhan perut, yang merupakan kebutuhan utama setiap manusia. []