Sumber Gambar: freepik.com

Dalam sepekan ini kita menghadapi dua kemenangan besar; yang pertama adalah kemenangan setelah berpuasa di bulan Ramadan dan yang ke dua adalah (mungkin) kemenangan tim favorit anda – terkhusus fans dan para pemasang taruhan untuk Portugal, Prancis, atau Jerman dalam perhelatan Euro 2016.

Setiap perihal monumental, dari yang paling sedih hingga paling bahagia membutuhkan soundtrack, membuat bahagia membumbung atau kesedihan lebih dalam. Apapun kemenangan itu, semestinya disambut dengan dendangan soundtrack. Oleh karena itu, saya tidak akan membahas lagu lawas kemenangan seperti We are The Champion milik Queen, This One’s For You dari David Guetta atau lagu-lagu reliji Ungu. Saya memberikan playlist musisi Makassar yang layak menjadi soundtrack untuk hari kemenangan anda berikut ini.

1. All Confidence Out – Takkan Pernah Kalah

“To infinity and beyond,” kata Buzz Lightyear dari animasi Toy Story. Lagu ini menyiratkan hal yang sama: Ketidakterbatasan dan optimisme dalam melihat sebuah perjuangan hingga kita menyambut sebuah kemenangan. Bahkan hingga di satu titik, hal paling buruk menyambutmu. Kuartet emo dan post-hardcore ini menyebutnya dalam lagu yang menjadi salah satu hit di album pertamanya, I Don’t Look Just Like You Think. ACO (singkatan untuk All Confidence Out) mampu memutarbalikkan persepsi orang akan musik emo yang depresif tanpa keceriaan. Seperti diutarakan dalam cuplikan liriknya:

Dan lihatlah raga ini
Jiwa ini takkan mati
Kerahkanlah seluruh isi neraka
Kutakkan pernah kalah

2. Loe Joe – Menggapai Cita

Band yang satu ini adalah legenda hidup musik modern Makassar. Hampir semua anak band yang pernah mengalami panggung festival pasti kenal dan mengulik lagu-lagunya. Salah satunya, Menggapai Cita. Lagu ini memberikan pesan: cita memang harus digapai dan akan tiba waktu seorang akan menggapai citanya. Nyatanya lagu rock progresif ini–yang mungkin hanya dimainkan atau diulik shredder (gitaris dengan kemampuan bermain cepat), mengantarkan Loe Joe menjuarai festival rock yang banyak melahirkan legenda rock Indonesia, Djarum Rock Festival IX tahun 2002. Dengarkan lagunya di sini.

3. Pemuda Garis Depan – Narsistmigran

Tak ada yang dapat membantah kalau musik punk memiliki energi kuat dalam membangkitkan jiwa dan tubuh yang lesu. Terlebih didukung dengan lirik yang bersemangat. Pemuda Garis Depan memberikan sajian itu dalam lagu berdurasi tiga menit ini. Trio ini menggambarkan sikap optimismd lewat nukilan, “Sambut hari esok yang cerah.” Ada juga upaya melepaskan diri dari hal-hal yang membosankan dan biasa. Drum yang agresif, musik yang nyaris kehilangan frekuensi low, dan lirik eksplisit adalah alasan semangat dan harapan itu. Dengarkan Narsistmigran di sini.

4. Paniki Hate Light – Survival

Dari judul lagunya saja sudah jelas , bahwa untuk mencapai podium kemenangan salah satu caranya adalah terus survive. Lebih dari itu, lagu yang menjadi pamungkas di album Survival (2014) ini menggambarkan kemenangan adalah sesuatu yang universal dan rahmatan lil alamin pada kutipan:

To became strong, think that you’re the worst, improve yourself!
Nobody stronger, Nobody weaker in a mad world only the mad are insane
Never bend your head, always hold it high
Look the world right in the eye
There is no shame, There is no honour stand straight, do not fucking fear

5. Melismatis – Gloria

Walau telah bubar secara resmi, band ini sempat menyuntikkan definisi semangat dan kemenangan itu pada dua hal: tepukan tangan sahut-menyahut dalam bentuk repetoar. Kesemuanya tersaji dalam Gloria, yang dapat dinikmati dalam album Finding Moon (2013). Lirik dan lagu ini sedikit surealis, dan membutuhkan penafsiran semantik dari pakarnya. Untuk lebih jelas penjelasannya, anda bisa melihatnya di sini.

6. Frontxside – Blood and Victory

“Rapatkan Barisan, Satukan Kepalan!” Betul kata band hardcore ini, salah satu mencapai kemenangan memang harus bersatu dalam kesemerataan. Sama halnya kemenangan laga ‘David lawan Goliath’, Si Kecil melawan Si Besar pada pertandingan yang dilewati tim Islandia dan Wales pada Euro 2016 (sayangnya mereka gugur). Blood and Victory dengan ketukan rapat berdurasi dua menit dan dipenuhi dengan sahut-sahutan ini bisa menjelaskan itu.

Bonus Track: Bonzai – Mentari Pagi

Dalam semua kitab, mentari dan pagi adalah simbol harapan dan cita-cita. Band ini menjelaskannya dengan mudah pada lagu ini. Musiknya dibuka dengan string section dan dihajar dengan agresif oleh tabuhan drum seperti mentari yang perlahan membuka hari. Dalam sebuah interview radio, band pop ini menceritakan bahwa tembang ini hasil penafsiran akan Surah Asy-Syam secara sederhana tanpa harus terjebak pada makna yang ambigu atau kata-kata indah nan berat.

***

Terlepas dari daftar di atas, apapun lagunya, kemenangan merupakan hal yang universal dan dinamis. Semua berhak memperoleh dan merasakan kemenangan di dua momen penting pekan ini, Lebaran dan Final Euro 2016.


Baca tulisan lainnya

10 Lagu yang Bisa Kamu Siapkan ketika Hujan Turun

7 Jenis Musik yang Harus Dihindari Ketika Berlari

Musisi Indie Makassar Favorit

30 Lagu Musik Ekstrem yang Beragam

Yang Terpelajar, Yang (Seharusnya) Menghargai Musik

Lagu itu Bernilai Lebih dari Sekadar Komposisi