Loading Events

« All Events

  • This event has passed.

NOISE VOL.3: MENCARI ASA DI RECORD STORE

April 20 @ 15:00 - 17:30

Free

Sekilas Tentang NOISE

NOISE merupakan komunitas diskusi berbasis kolektif oleh individu pekerja seni, komunitas kebudayaan serta komunitas epistemik dan institusi pendidikan dalam mengkaji dan memahami relasi musik dan masyarakat sebagai sebuah luaran aktifitas kebudayaan yang tidak terlepas dari berbagai aspek kehidupan masyarakat.

NOISE menyelenggarakan diskusi dan riset dengan topik-topik relevan serta aktual dalam masyarakat kita guna membaNgun kesadaran baru dalam melihat musik dan mendudukkan musik sebagai bagian dari transformasi sosial.

NOISE dan Record Store Day

Gelaran NOISE edisi ketiga kali ini berdekatan dengan Record Store Day yang akan dihelat oleh banyak pelaku musik di seluruh dunia pada bulan April setiap tahunnya, tak terkecuali di Makassar yang juga akan menggelar event serupa pada bulan yang sama. Oleh karena itu, NOISE turut berpartisipasi untuk menjadi bagian dari gerakan ini untuk ikut merayakan sebuah gagasan dan aktivitas dalam ber-musik yang independen dan dilakukan secara kolektif.

Mencari Asa di Record Store

Di Makassar, perkembangan skena musik sebagai ruang dimana gagasan dan aktivitas musik terjadi ditengah-tengah masyarakat, tentunya tidak lepas dari keterlibatan setiap pelaku didalamnya, termasuk oleh Record Store itu sendiri. Di sini, Record Store menjadi bagian dari skena musik yangsekaligus memiliki porsi dan peranan tersendiri. Hal ini dapat terlihat dalam tiap aktivitas yang dikerjakan oleh pihak Record Store sendiri atau dengan berkolaborasi bersama pihak lain dalam rangka mendistribusikan karya musik, yang di saat bersamaan, dapat menjadi wadah bertemunya banyak orang dan bermacam gagasan terkait musik dan hal-hal lainnya.

Menjelaskan posisi Record Store tentu bukan perkara mudah dalam sejarah perkembangan skena musik di Makassar. Record Store mampu menjadi ruang interkasi yang luas dan tanpa sekat bagi siapa saja. Mereka yang datang tidak hanya dalam relasi jual-beli, akan tetapi, lebih jauh lagi, record store memungkinkan terwujudnya transformasi gagasan, selera, dan interpretasi atas musik yang lebih luas.

Akan tetapi, sepanjang perjalanannya, record store tidak  melulu tentang cerita baik. Tidak sedikit hambatan yang harus ditemui dan mengakibatkan terhentinya aktifitas record storesehingga harus tutup atau berjalan ditempat. Pada konteks ini, posisi record store tidak hanya bisa dilihat dari persoalan relasi pasar pada umumnya tanpa melibatkan dan menjelaskan posisi ide, solidaritas serta interaksi siapa saja yang memepercayai perkembangan skena musik sebagai cta-cita bersama.

Ulasan singkat diatas kemudian muncul menjadi sebuah topik bahasan yang dirasa cukup “segar” untuk diperbincangkan,oleh karena itu, pada edisi NOISE kali ini obrolan tentang Record Store dan kaitannya dengan perkembangan Skena musik di Makassar akan menjadi tema sentral yang akan diusung.

NOISE kali ini akan mencoba untuk Menelusuri perkembangan skena musik Makassar melalui sudut pandang dan perspektif Record Store. Berkaitan dengan hal ini, maka Record Store diharapkan dapat memberikan sebuah framesebagai pijakan awal untuk melihat dan melacak perkembangan skena musik di Makassar.

Diskusi NOISE akan dilaksanakan pada 20 April 2017, bertempat di Prolog Art Building. Pukul 15.00- 17.30 WITA.

 

Pemantik Diskusi

Dengan mengusung tema “Mencari Asa di Record Store”, NOISE akan menghadirkan pemantik diskusi, yaitu:

 

Sofyan – MMC

  1. Bagaimana sejarah perkembangan Record Store dalam konteks skena musik di Makassar?
  2. Bagaimana corak relasi yang terbangun antara para pelaku musik dan pendengar dalam perkembangan skena musik di Makassar?
  3. Bagaimana transformasi model distribusi karya dalam skena musik di Makassar?

 

Zulkhair Burhan – Kedai Buku Jenny

  1. Bagaimana Record Store menggambarkan cara atau kebiasaan orang-orang dalam menikmati rilisan karya musik?
  2. Bagaimana Record Store berkontribusi dalam skena musik kontemporer di Makassar?

Ifan Adhitya – Stage Photographer

1. Pandangannya soal Record Store d Makassar sebagai music fotografer
2. Peluang kolaborasi Record Store dengan stage atau music fotografer dalam konteks pengembangan skena

Moderator: Sawing Baharuddin – NOISE Syndicate

#siasatpartikelir #goaheadchallenge2017 #makealegacy #roadtoRSDMakassar #NoiseVol3 #kedaibukujenny #prolog #diskusimusik

Venue

Prolog Building
Jl. Taman Makam Pahlawan Kompleks Ruko No. 1G
Makassar, Indonesia
+ Google Map
Website:
http://prologbuilding.com/

No Comment

Leave a Reply