Filastine merupakan duo yang terdiri dari composer/director Grey Filastine dan vocalist/designer Nova Ruth. Sebelum membentuk Filastine pada tahun 2006, Grey sempat menjadi bagian dari unit musik politis berformat marching band bernama Infernal Noise Brigade. Ia menghabiskan sebagian besar waktunya untuk merekam beragam jenis soundscapes dan mempelajari musik tradisi di berbagai belahan dunia.

Dalam perjalanannya ke Indonesia pada tahun 2010, ia bertemu Nova Ruth yang pernah aktif bersama Twin Sista, kelompok hip-hop asal kota Malang. Sejak pertemuan itu, mereka berdua memutuskan untuk bekerjasama dan berkolaborasi memproduksi musik baru di bawah nama Filastine.

Komposisi musik mereka selalu memadukan irama elektronik yang kontemporer dengan bebunyian yang organik lewat berbagai instrumen perkusi dan akustik. Mereka mengibaratkan musiknya sebagai bunyi bass and drum dari masa depan.

Duo musik yang berbasis di Barcelona (Spanyol) itu telah merilis tiga album penuh yaitu Burn It (2006), Dirty Bomb (2009), dan Loot (2012). Diskografi musik mereka juga merangkum beberapa EP dan vinyl yang dirilis oleh sejumlah label rekaman internasional, serta beberapa proyek kompilasi atau mixtape yang konseptual.

Setelah merilis single The Miner (baca lagi tentang The Miner: Metafora Protes atas Rasa Kemanusiaan) pada akhir bulan Maret 2016 lalu, Filastine kembali merilis video dari single terbarunya yang bertajuk The Cleaner sebagai episode ke dua dari proyek serial Abandon. Single resmi dirilis mulai tanggal 26 Mei 2016 melalui kanal resmi YouTube milik Filastine, serta pada sejumlah media online di seluruh dunia.

Video musik The Cleaner menggambarkan kegelisahan seorang perempuan muda yang berprofesi sebagai petugas kebersihan di sebuah toilet umum. Di video tersebut, diperlihatkan gejolak batin dan tubuhnya yang mulai memberontak melawan ruang sempit yang kotor dan bau. Hingga pada puncaknya, perempuan itu membuang segala peralatan kerjanya dan mulai menari sebagai simbol kebebasan.

Dalam proses pengerjaan video ini, Filastine nekat mengunci dirinya selama satu hari penuh di sebuah gym di tengah kota Lisbon (Portugal) bersama penari berdarah campuran Portugis dan Angola, Piny Orchidaceae, yang menjadi model di video tersebut.

Penari Piny Orchidaceae yang tampil dalam video musik The Cleaner.

Penari Piny Orchidaceae yang tampil dalam video musik The Cleaner.

Jika dalam penggarapan video The Miner mereka mesti mencari lokasi yang sulit dan terpencil demi kesesuaian tema, maka tidak demikian dengan “The Cleaner”. Mereka hanya butuh menemukan spot terbaik di lingkungan sekitar, menurut Filastine. Sebab yang namanya buruh atau pekerja domestik pasti selalu ada di mana-mana.

“Dalam masyarakat global, buruh domestik biasanya bergender perempuan dan jarang yang berkulit putih,” tulis Filastine. “Mereka itu yang kerap terpaksa bekerja karena tuntutan ekonomi keluarga, dengan upah minim dan jarang dihargai sebagaimana layaknya manusia.”

Musik yang dimainkan Filastine dalam The Cleaner adalah perpaduan antipodean future bass dengan irama trap & Baltimore Club, seperti yang pernah dipopulerkan oleh Major Lazer atau Flying Lotus. Filastine juga menyelipkan aneka melodi dan bebunyian yang bersumber dari rekaman audio selama perjalanan mereka di Afrika Selatan hingga Asia Selatan.

Abandon merupakan serial video musik yang mengambil satu tema utama yaitu tarian pembebasan dari kelas pekerja atau buruh yang selalu ditindas (dances of liberation from degrading work). Setiap video nantinya akan menggambarkan tarian katarsis yang unik, yang direkam dari beberapa lokasi, sebagai metafora dan simbol protes atas kehidupan profesi yang kerap menihilkan rasa kemanusiaan.

Berikut informasi soal jadwal perilisan, tema, dan lokasi penggarapan proyek video musik serial Abandon di tahun 2016;

29/03 ; The Miner (Jawa & Borneo, Indonesia)

26/05 ; The Cleaner (Lisbon, Portugal)

22/09 ; The Salarymen (Seattle, Amerika Serikat)

21/12 ; The Chatarreros (Barcelona, Spanyol)

Keempat single yang terangkum dalam serial Abandon di atas, ditambah dengan sejumlah komposisi anyar lainnya, bakal menjadi materi album keempat Filastine yang rencananya dirilis pada bulan November 2016.

Hingga saat ini, Filastine telah menjalani tur yang mencapai hampir 500 pertunjukan di lima benua. Mulai dari skala festival musik seperti Sonar (Spanyol), Decibel (Amerika Serikat), Les Vieilles Charrues (Perancis), hingga ruang-ruang seni semisal di V&A Museum (Inggris), Foreign Affairs (Jerman), Erarta Museum (Rusia), serta spot-spot yang unik macam di Calais Jungle Migrant Camp (Perancis), Downtown Cairo Arts (Mesir), atau Hidden Agenda (Hongkong).

Sepanjang tahun tahun 2016, Filastine mencanangkan tur panjang untuk keliling Eropa, Asia, hingga Amerika Serikat. Saat ini, Filastine sedang melakoni berbagai show di Amerika Serikat selama bulan Mei – Juni 2016, dengan jadwal komplit sebagai berikut;

05/07 ; Brooklyn (NY) On A Ship (private event)

05/08 ; Washington (DC) Meso Creso Presents: Spring Gathering

05/13 ; Belden (CA) Haven Underground

05/21 ; Seattle (WA) Typonexus Ft Filastine + Nova (Spain / Indonesia) Live AV

05/23 ; Seattle (WA) Filastine Session On KEXP

05/28 ; Chicago (IL) Concord Music Hall [DJ Set]

06/04 ; Tucson (AZ) Solar Culture Gallery

06/10 ; Taos Mesa (NM) Taos Mesa Brewing

06/11 ; Santa Fe (NM) Currents New Media Festival

06/16 ; Georgetown (CO) Sonic Bloom Festival

06/18 ; Thygh Valley (OR) What The Festival [DJ Set]

*Sumber foto berasal dari dokumentasi milik Filastine


Baca artikel lainnya

Metafora Protes atas Rasa Kemanusiaan

Saya Benci iTunes!

Momen Istimewa untuk Rilisan Musisi Makassar

Yang Terpelajar, Yang (Seharusnya) Menghargai Musik

Musik Kontemporer itu Seperti Virus