Eksistensi Freezer, unit hard rock/stoner metal asal Makassar, seiring waktu semakin teruji. Kuintet yang terbentuk sejak tahun 2001 ini mengalami banyak fase dalam perjalanannya. Salah satunya adalah keluar masuknya personil yang sudah menjadi hal yang sangat biasa terjadi di band ini. Hingga kini, mereka mantap diisi oleh Charles a.k.a Ale’ (Vocal), Ojhie (Gitar), Anto (Gitar), Chandra (Bass), dan Prayudi (Drum, Backing Vocal).  Selain tahan banting, band ini cukup cerdas untuk memasukkan unsur kultur pop di karya mereka. Dari Lord Of The Rings hingga Albert Einstein, dari gugatan atas tarian tolol hingga pengaruh Jonathan Davis dan Eddie Van Halen.

Satu kabar terbaru yang saya dengar dari Freezer yang menggembirakan adalah mereka akhirnya resmi merilis album Albert Einstein Halo.1 saat Record Store Day Makassar yang ke-6 pada 23 April 2017. Saya pun menjadi salah satu individu yang beruntung mendapat kesempatan untuk mendengarkan lagu-lagunya sebelum dirilis. Sebelumnya pun, saya sempat mewawancarai Freezer dalam artikel Music News tentang persiapan mereka untuk album ini. Berikut ulasan saya untuk album Albert Einstein Halo.1 pada tiap track-nya.

Track 1- Mars ov Mordor

Freezer menawarkan orgasme bagi siapapun penggemar musik keras sekaligus pemuja JRR Tolkien. Dengan deskripsi atas Mordor yang dilengkapi seruan chauvinist dan hentakan distorsi yang sanggup kembali mengacaukan Middle Earth, track ini akan berhasil memaksamu membayangkan ulang ending Lord of the Rings. Kali ini dengan Sauron sebagai protagonisnya.

Track 2 – Rhesep Sepi

Kesepian di sini bukan merupakan alasan untuk bermelankolis ria hingga berlinang airmata. Apalagi sampai kehilangan nyawa. Freezer berhasil meracik riff ganas yang berpadupadan seimbang dengan lembutnya melodi gitar bernuansa blues. Semuanya berhasil dibungkus rapih dengan karakter vokal Alle’. Saya juga membayangkan Rhesep Sepi adalah curhatan sang vokalis yang juga adalah pengusaha apotik ketika suatu hari apotiknya sepi pembeli dan pemesan resep. Semoga saya salah.

Track 3 – Albert Einstein

Albert Einstein adalah lagu dengan hentakan yang paling relevan untuk kondisi sekarang. Kondisi yang penuh dengan klaim palsu pengantar kedunguan. Freezer seolah mengajakmu untuk tidak mempercayai siapapun. Terutama stigma dan prasangka apapun tentang dirimu. Apalagi prasangka itu bukan datang dari sosok Albert Einstein.

Track 4 – Anger

Ada nyanyian merdu ala Corey Taylor versi Stonesour di sini. Yang kemudian dibungkus dengan refrain dan interlude manis nan asoy. Semanis lagu-lagu Noah dan seasoy lombok jalangkote’ keliling.Apabila saya disuruh memilih satu lagu di EP ini untuk dimasukkan ke playlist radio, maka lagu inilah yang sesuai. Tentu saja terlebih dahulu para pendengar radio harus siap untuk sedikit mengernyitkan dahi ketika harus mendengarkan outro lagu ini sebelum kembali menikmati  lagu-lagu Raisa atau Bruno Mars.

Track 5 –Stupid Dancing

Teruntuk kalian yang suka tarian aneh lalu membuatnya terkenal akan ketololannya yang kemudian membuat kalian semakin terlihat  tolol, lagu ini mungkin buat kalian. Intro lagu ini sanggup membuatmu bersemangat untuk membumihanguskan segala kebencian yang kau baca di media sosial. Beat drum ciamik disambut sahutan gitar gahar, menyempurnakan asupan adrenaline yang dihidangkan Freezer di EP ini. Track ini juga tidak memberimu ruang sedikit pun untuk sekedar  memperbaiki pergeseran posisi tulang leher akibat intensitas anggukan kepala. Bukan hanya musik dengan aransemen yang ciamik, lirik dari lagu ini juga epik! Just band your head, and do not dance. Coz it will be a stupid dancing they say.

***

Albert Einstein Halo.1 secara keseluruhan menawarkan lirik dan beat yang bervariatif, tidak monoton, dentuman drum yang mampu memacu adrenalin ke titik maksimum, ditambah raungan distorsi dan menyayatnya permainan gitar rock dengan sedikit sentuhan blues, ganasnya permainan bass, dan kuatnya karakter vokal. Dari cover albumnya saja, sudah menggambarkan betapa garangnya Albert Einstein Halo.1 ini dengan gambar sesosok tengkorak dengan rambut yang berkibar-kibar laksana api yang membakar.

Saya pribadi merekomendasikan album ini untuk kalian pelaku dan penikmat musik keras. Melalui album yang mereka rilis secara swadaya ini, Freezer adalah bandit-bandit yang tidak hanya sekadar cadas, namun mempunyai pemikiran kritis yang mampu direalisasikan ke dalam sebuah karya berbentuk EP yang siap meneror indera pendengaran kalian. Hail!



Freezer - Albert Einstein Halo.1

Rilis: April 2017

Label: Freezer self-released

Track List:

1. Mars ov Mordor (2:46)

2. Rhesep Sepi (3:11)

3. Albert Einstein (3:00)

4. Anger (4:17)

5. Stupid Dancing (2:45)


Baca Artikel Music Review Lainnya

Terhanyut Suasana Hati

Mencari Makna Semantik Bulan Lewat Nada

Berjuang Membangun Halusinasi Menjadi Nyata

Musisi Indie Makassar Favorit

Rilisan Album Musisi Makassar di Tahun 2014