Beberapa menit yang lalu, saya berpikir kalau hanya penulis yang bisa menginspirasi orang dengan tulisan-tulisan mereka. Bayangkan, mereka menuangkan ide dan pemikiran mereka ke dalam artikel atau buku, kemudian (mungkin) menjadi best seller, lalu dibaca oleh ribuan orang di seluruh dunia. Tulisan adalah salah satu medium yang tak akan punah. Hal itu membuat penulis menjadi salah satu profesi yang pun akan selalu dicari. Penulis sejatinya adalah peluru. Media adalah senjatanya.

Kemudian, saya mengingat guru. Bagaimana dengan guru? Apakah guru bisa menginspirasi? Tentu saja jawabannya ‘YA!’. Guru bukan hanya mampu, tapi mereka wajib menginspirasi. Murid-murid di sekolah butuh teladan. Terutama murid sekolah dasar. Mereka butuh ditanamkan ide-ide, tata krama, dan pengetahuan. Guru adalah mata air dan orang-orang butuh menuntaskan dahaga.

Bahkan traveller sekalipun sanggup menginspirasi. Itulah mengapa buku-buku Traveler’s Tale milik Trinity laku keras. Common people used to live in a cage but somehow there are some people jump out of the window and show them, “inilah dunia di luar pagar pembatas”. Berbondong-bondonglah mereka memiliki keinginan yang sama: keluar negeri. Visi dan misi yang dulunya cuma dimiliki mereka yang petualang, kini dimiliki hampir oleh semua orang.

Kamu juga bisa menginspirasi

Now I realize that everyone has a potential to inspire others.

Mungkin kamu bukan penulis, guru atau pun traveller. Mungkin kamu pun seperti saya, bukan siapa-siapa. Hanya seseorang yang berpikir dan sok tahu segalanya. Tapi kamu tahu? hal-hal kecil yang kita lakukan bisa saja menginspirasi seseorang. Saran atau nasehat yang kamu katakan mungkin telah mengubah seseorang menjadi lebih baik.

Hal-hal kecil misalnya saat temanmu berkata, “kamu pernah mengatakan agar aku serius berolahraga supaya sehat bukannya supaya kurus. Aku melakukannya dan sekarang aku merasa berbeda sekali.”

Atau saat temanmu berkata, “kamu benar saat mengatakan agar aku menjaga ibadahku, terutama saat subuh agar rejekiku dimudahkan. kamu juga pernah bilang agar aku lebih menghormati orang tuaku. kamu tahu? aku melakukan dua hal tersebut dan urusanku menjadi lancar.”

Kamu tahu rasanya saat seseorang menjadi berbeda karenamu? Saat tahu bahwa mereka menjadi orang yang lebih baik karenamu? Rasanya luar biasa menyenangkan, kawan.

Menjadi seseorang yang menginspirasi tidak berarti harus selalu menjadi motivator yang setiap seminar, kita harus berinvestasi jutaan rupiah. Menjadi seseorang yang menginspirasi mungkin cukup dengan menjadi diri sendiri dan menjadi versi diri kita yang lebih baik lagi. Seperti Paul Arden bilang, “it’s not how good you are, but how good you want to be“.

Karena saat kita menjadi diri kita seutuhnya, kita merasa cukup dan bahagia. orang-orang bisa melihat hal itu dan akhirnya mereka pun terinspirasi.

So, have you inspired someone today?


 

Baca artikel lainnya dari Riana Anwar