Teks: Arkil Akis ( @masihitu )

“Menanti Arah”, begitulah tajuk dari rangkaian perayaan dua dekade Glenn Fredly dalam menapaki karir di dunia musik tanah air. Makassar menjadi salah satu dari beberapa kota penyelenggara perayaan tersebut. Dan Sabtu, 21 Agustus 2015, Ballroom Hotel Four Points by Sheraton didaulat menjadi venue perayaan 20 tahun Glenn Fredly berkarir di dunia musik. Antusiasme penikmat musik dan terutamanya penggemar Glenn sendiri begitu luar biasa. Antrian telah dimulai bahkan dua jam sebelum konser dimulai di tiga pintu tiket yang disediakan panitia. Dan tepat pukul 21.00 WITA, Glenn Fredly hadir di atas panggung menyapa para penggemarnya. Dan tentu saja, hal tersebut memacu teriakan histeris para penonton, utamanya kaum hawa yang mendominasi kursi penonton malam itu. Euforia perayaan dua dekade bermusik Glenn sendiri, telah dirasakan penikmat musik di kota ini sehari sebelumnya. Melalui talk show dan wawancara dengan media, salah satunya dengan Revius.

“Menanti Arah” adalah satu pesan sarat makna. Glenn Fredly, mencoba memberikan pertanyaan tentang keadaan bangsa Indonesia yang baru saja mencapai usianya yang ke-70. Setelah reformasi, kita cenderung bergerak ke arah yang sama, arah yang membawa kita hanya kembali ke masa lalu. Dan sudah saatnya, kita bertanya tentang ke mana arah yang seharusnya.

Tema tersebut menjadi warna utama konser 20 tahun Glenn Fredly malam itu. Lagu-lagu yang sarat emosional diselingi dengan pesan-pesan dan interaksi dengan penonton. Tembang-tembang seperti, Januari, Sekali ini Saja, Terserah, Cukup Sudah, dan tembang milik Glenn lainnya, yang bernuansa cinta dan kisah masa lalu, mampu diimbangi dengan testimoni-testimoni tentang seperti apa menyikapi masa lalu, seperti apa masa lalu seharusnya hadir di saat ini dan nanti.

Dan berikut, berbagai momen malam itu yang diabadikan Ifan Aditya untuk membagi emosi dan energi dalam “Menanti Arah” Konser 20 Tahun Glenn Fredly.

GlennFredly_Revius1

Glenn Fredly dalam balutan busana semi casual, menambah elegan suasana konser “Menanti Arah” malam itu.

Glenn tampil begitu lepas karena antusiasme seluruh penonton yang hafal lirik lagunya di luar kepala.

Glenn tampil begitu lepas karena antusiasme seluruh penonton yang hafal lirik lagunya di luar kepala.

GlennFredly_Revius2

Dentingan piano dan lengkingan Glenn. Sungguh merdu, sungguh sendu, bikin rindu.

GlennFredly_Revius3

Momen yang menambah meriah malam itu. Di sela-sela penampilannya, Glenn menghampiri langsung para penggemarnya.

GlennFredly_Revius4

Panggung malam itu juga milik band pengiring Glenn. Kolaborasi mereka, skillfull dan atraktif!

GlennFredly_Revius5

Andre Dinuth, Salah seorang gitaris ternama negeri ini, beraksi dalam konser “Menanti Arah”.

GlennFredly_Revius7

Interaksi Glenn dengan penonton, seringkali diselingi tanya-jawab dalam Bahasa Makassar.

GlennFredly_Revius8

Stage Konser 20 Tahun Glenn. Tim dari Glenn sendiri turun langsung mengelola mulai dari tata panggung hingga sound. Profesional!


Baca artikel lainnya dari M. Ifan Adhitya

Interpretasi Ilustrasi-ilustrasi “Dialog Diri”

Hal-Hal yang Luput dan Tersisa dari Kenduri Ramadan

Mengobarkan Energi Musik dari Atas Atap

Belanja dan Musik Hingga Tengah Malam

Gaduh Berkesenian Tanpa Rusuh di Jalan

Belajar Menjadi Kreatif dari Bayi

Memahami untuk Membasmi

Memijak Bumi Gerbang Raja Bersama FrontXSide

Gelegar Pentas Musik Spektakuler di Belantara Kukar

Ayokmi Ngopi!

Momen Panggung Musik Cadas di Indonesia Timur

Merayakan 30 Tahun Perjalanan Musik Jazz di Makassar