Tepat dua tahun yang lalu, di Record Store Day 2014, Elevation Records merilis album double-CD yaitu Antologi Musik SemakBelukar: Terlahir & Terasingkan, salah satu rilis yang paling membanggakan di label yang belum berumur panjang ini. Album tersebut, lebih dari mendapatkan sukses komersial, juga mendapat tanggapan dan apresiasi yang luar biasa. Di awal tahun 2015 album Antologi tersebut dinobatkan oleh majalah mingguan berpengaruh Tempo sebagai album terbaik tahun 2014.

Dengan itu semua, Elevation Records sesungguhnya sudah hendak menutup buku terhadap SemakBelukar, sesuai dengan permintaan pribadi para personil band Palembang ini. Namun, tanpa dinyana pada akhir tahun 2015, ditemukan beberapa file digital yang terdiri dari musik-musik dan komposisi baru yang belum masuk di album Antologi. Berbeda dengan musik bernuansa Melayu di Antologi, musik-musik ini adalah eksperimen bunyi dan suara dari para personel Semakbelukar. Beberapa karya pemain Akordion Ricky Zulman misalnya sangat modern dengan corak electronica, tidak beda dengan apa yang diracik Thom Yorke di The Eraser. Meski dibuat dengan semangat main-main (ada satu track yang membawa sample vokal Kasino dari Warkop DKI), namun musik di proyek solo personel Semakbelukar jauh dari kesan tidak profesional. Semua komposisi sangat ketat dan rapi. Ide boleh main-main tapi eksekusi tetap jaga mutu. Akan sangat sayang jika musik ini tidak pernah dirilis dan kemudian terlupakan.

Record Store Day 2016 yang bertepatan pada 16 April adalah saat yang tepat untuk khalayak pecinta musik mendapatkan rilis fisik kompilasi musik-musik solo para personel Semakbelukar. Rilis ini diberi nama No Exit: Orphaned Music from the Belukaria Orkestra Years. Tidak ada angka tahun yang tercantum karena Elevation Records tidak tahu lagi kapan SemakBelukar mulai dan berhenti. Mereka hanya tahu bahwa musik-musik tersebut tidak memiliki induk dan oleh karena itu, kata “orphaned” sangat tepat untuk menggambarkannya.

Untuk menghormati pencapaian artistik dari David Hersya, Ricky Zulman, Mahesa Agung dan Ariansyah Long, Elevation Records juga telah menyiapkan sebuah video musik sederhana yang disutradarai sineas berbakat dari Makassar, Deli Luhukay, yang pernah menyutradarai film pendek Dunia Yang Lengang: A World Filled With Spaces. Video ini berusaha menerjemahkan secara visual beat-beat dari komposisi electronica karya Ricky Zulman berjudul Mellowdramatic yang menjadi single pertama dari kompilasi ini sekaligus membayangkan bagaimana jika artwork Joy Division yang legendaris itu menjadi tiga dimensi. Mendengarkan lincahnya beat dan keyboard Ricky tersebut, semakin membawa kecenderungan berpikir tentang Tron atau animasi dengan kualitas pas-pasan dari awal dekade 1980an. Simak video musiknya berikut ini.

Album No Exit: Orphaned Music from the Belukaria Orkestra Years akan dirilis tepat pada Record Store Day 2016 dalam bentuk kaset akhir pekan ini dalam jumlah yang terbatas. Untuk informasi lebih lanjut, sila hubungi e-mail info@elevationrecords.co

Sumber Gambar: Elevation Records


Baca artikel lainnya

Saya Benci iTunes!

Momen Istimewa untuk Rilisan Musisi Makassar

Rilisan Album Musisi Makassar untuk Record Store Day 2015

Yang Terpelajar, Yang (Seharusnya) Menghargai Musik

Musik Kontemporer itu Seperti Virus