Setelah menerima banyak e-mail dari band-band yang ingin berpartisipasi dan juga dengan mengajak langsung band-band untuk ikut serta berpartisipasi dalam Music for Brighter Day Part VI [Compilation], akhirnya 20 band telah memastikan untuk masuk dalam pergerakan ini. Bukan hanya dari kota Makassar dan band-band dari luar kota Makassar di Indonesia, pergerakan ini juga berhasil merangkul band-band dari mancanegara. Untuk cuplikan kompilasinya, silahkan dengar selengkapnya dalam teaser di bawah ini.

 Hal ini membuktikan konsistensi dari Music for Brighter Day yang berusaha memperluas pergerakannya dan menjadi pencapaian khusus pada edisi keenam sejauh ini. Album kompilasi ini akan dirilis secara global pada bulan Agustus 2015 di puluhan digital store seluruh dunia seperti iTunes, Amazon, Mix Radio, Xbox Music, iHeartRadio, Youtube Music Key, Google Play Music, dan lain-lain.

Berikut line-up yang bakal hadir di kompilasi Music for Brighter Day Part VI. Silahkan disimak!

 

STANDING FOREVERMakassar,Indonesia

Standing forever

Band yang mengusung genre Pop Punk / Alternative Rock yang digawangi Ryan (Vokal/Guitar), Why (Guitar), Iman (Bass), Petra (Drum) dan telah terbentuk sejak tahun 2008 awalnya bernama Easier for Everything namun pergantian personel membuat mereka merubah namanya menjadi Standing Forever pada tahun 2009.

Band yang terinfluence dari Fall Out Boy, Motion City Soundtrack, Taking Back Sunday, dan The Get Up Kids ini sudah cukup berpengalaman malang melintang di skena musik Indonesia khususnya di kota asal mereka Makassar, mereka telah perform di cukup banyak panggung di kota Makassar seperti Indie Clothing Expo 2011, Rock in Celebes 2011, Menunjuk Timur 2012,dan untuk skala nasional mereka telah dua kali bisa merasakan panggung di Jakarta Clothing Expo (Jakcloth) di tahun 2011 dan 2012 yang keduanya diadakan di Senayan, Jakarta.

Standing forever 2

Standing Forever ketika tampil di Jakarta Clothing Expo 2012.

Band yang menjadi pelopor terlaksananya Music for Brighter Day ini memang telah cukup lama vakum karena kesibukan personel masing-masing, namun mereka berhasil kembali lagi di tahun 2015 ini dengan mengeluarkan rilisan khusus untuk Record Store Day 2015 “This is a note : Kept us Goin’ Here…” dansingle terbaru yang baru saja mereka rilis “Sampai Saat Habis di Akhirmu”. Mereka juga baru saja diliput oleh salah satu majalah anak muda terbesar Indonesia HAI Magazine di edisi khusus Pop Punk yang meliput band-band Pop Punk berpengaruh se-Indonesia.

Saat ini Standing Forever sedang mengerjakan EP yang berisikan lagu tema untuk komik yang dibuat oleh komikus asal Denpasar dan berkolaborasi dengan beberapa musisi di kota Makassar dalam pengerjaannya dan konsep musi dalam album ini akan sangat berbeda dengan genre yang mereka usung selama ini.

Standing Forever live at Anjungan Pantai Losari “Komunitas Makassar Kreatif” 2011

More about Standing Forever

http://Standingforever.com

http://soundcloud.com/standingforever

Twitter : @standingforever

Facebook : Standing Forever

 

DUNCE DANCEMakassar, Indonesia

Dunce Dance Band Photo

Dunce Dance band yang terlahir dari sebuah jalinan pertemanan di bangku sekolah menengah atas, tepatnya pada tanggal 23 September 2009 ini terbentuk dari sebuah ide iseng belaka, dengan mengusung aliran melodic punk, yang mereka anggap sangat jarang di kota Makassar pada waktu itu.

Band yang beranggotakan La Rispi (Gitar/Vokal), Zuma Saldi (Bass/Vokal), Andi Rahmat (Drum) sebagai sebuah band yang terus menerus berproses dalam sebuah karya, telah mengikuti begitu banyak panggung di kota Makassar dan menjadi salah satu band yang cukup konsisten hingga sekarang.

Dunce Dance Band Photo 2

Eksistensi Dunce Dance dalam berkarya dibuktikan dengan merilis EP Self Titled pada tahun 2011 dan baru saja mereka merilis sebuah Album perdana yang diberi judul Halusinasi pada tanggal 26 Maret 2015, bertepatan dengan perayaan Record Store Day di kota Makasssar. Album Halusinasi berisikan 10 lagu dengan komposisi 7 materi baru dan dengan 3 lagu tambahan dari EP Selftitled sebelumnya.

Dunce Dance Live at UNM 23 Maret 2014

More About Dunce Dance :

https://soundcloud.com/dunce_danceofficial

Twiiter : @duncedance_off

Instagram : Dunce_Dance

 

BUNDLE OF DREAMSDenpasar, Indonesia

bundle of dreams

Pada awalnya, band ini terbentuk pada tanggal 11 Februari 2009 yang digawangi oleh 3 orang personil yaitu Angga (Guitar, Vocal), Yudhi (Bass, Vocal), dan Guido (Drums) dengan nama band “False Alarm” dan dengan aliran punk core. Demo pun telah dirilis dengan 5 lagu ciptaan mereka  sendiri.

Pada tanggal 27 Oktober mereka sepakat untuk merubah nama band mereka menjadi “Bundle Of Dreams”. Bundle of Dreams sendiri mengusung aliran Pop Punk Alternative. Pergantian personel beberapa kali terjadi dalam Bundle of Dream yang akhirnya sampai saat ini, personil tetap band ini adalah “Angga” pada Guitar & Vocal, “Yudhi” pada Bass & Vocal, “De Aria” pada Synthesizer / Loops & Vocal, dan “Guido” pada Drums.

bundle of dreams 2

Pada saat ini Bundle of Dreams sedang mengerjakan album pertama dengan mengusung 12 single yang direkam di Post Records. Sebelumnya juga Bundle of Dreams telah merilis sebuah single yang berjudul “Cerita Kita” dan video clipnya dapat ditonton berikut ini.

Bundle of Dreams – “Cerita Kita” (Official Music Video)

More About Bundle of Dreams :

http://reverbnation.com/bundleofdreams

http://www.youtube.com/bundleofdreamsrawks

Twitter : @bundleofdreams

Facebook : Bundle of Dreams

 

KNIGHTINGALESingapore

knightingale 2

Knightingale adalah trio grunge yang dibentuk oleh Ashwin Rao (gitar/vokal), Deon Chan (drum) dan Faiz Latif (gitar/vokal). Band ini menekankan gitar agresif baku dengan low end dan vokal diproses mirip dengan band garagepop tahun 1960-an. Juga dengan semangat “Do-It-Yourself” ‘filsafat dari band alternative 90-an. Mereka mencatat, memproduksi dan mendistribusikan materi mereka sendiri melalui media sosial dan pertunjukan live. Mereka menuliskan hal-hal yang menarik, sederhana dan sesingkat mungkin, dan bermain dengan sekuat tenaga untuk menciptakan bentuk baku dari musik garage rock.

knightingale

Knightingale sendiri telah menelurkan EP album yang bisa didengarkan secara gratis di akun bandcamp mereka dan juga merilis video klip dari lagu berjudul “Violent Tone”. Tahun ini mereka masuk sebagai line-up di salah satu festival musik alternative terbesar di Singapura “Baybeats 2015”, 26-28 Juni 2015.

Knightingale – “Violent Tones” (Music Video)

More about Knighingale

https://soundcloud.com/knightingalesg

https://knightingalesg.bandcamp.com/

Twitter : @KnightingaleSG

Facebook : Knightingale

 

HONEYBEATJakarta, Indonesia

honeybeat 2

Didirikan pada tahun 2009 dengan berkumpulnya anak-anak pecinta musik Jepang maka terbentuklah HoneybeaT yang menjadi sebuah band yang utuh dengan Nita di Vokal dan Pianika, Gema di Bass, Ocank di Keyboard, Chatur di Gitar dan Andos di Drum.

Di awal tahun 2010, HoneybeaT merilis debut album pertama mereka bejudul “The Wake up Call” lalu diikuti pada tahun 2012 dengan dirilisnya album ke dua “Oyasha” yg di distrubusikan secara nasional oleh Demajors Independent Music Industry.

honeybeat 1

Di pertengahan 2013 HoneybeaT kembali mengumumkan rilisan ketiga mereka, namun kali ini dalam bentuk EP yang berujudul “Winner’s Indentity” yang secara ekslusif di distribusikan oleh Tanukineiri Records Japan. EP ini berhasil memperoleh penghargaan dari MTV81 Japan dan Hihiwhoope (website musik Jepang) sebagai “Must Have Free Release of 2013”. Di tahun 2015 HoneybeaT kembali merilis album penuh berjudul Unit 109 dan kembali dirilis secara digital oleh Tanukineiri Records Japan

Dari berbagai penghargaan yang pernah diraih HoneybeaT selama 5 tahun lebih berkarya, ada satu yang layak untuk dibanggakan. Ialah “Top 4 Guiness Amplify”. Dari ratusan band yang mengikuti ajang berprestise tinggi ini, hanya 4 band yang layak menjadi pemenangnya, dan HoneybeaT adalah salah satu dari 4 tersebut. 4 Band pemenang dipilih secara langsung oleh pemilik 5 Grammy Award Steeve Lilywhite, yang juga adalah seorang produser band-band papan atas dunia antara lain U2, The Killers, 30 Second to Mars dan Dave Mathews Band.

HoneybeaT – “Lights Off” (Official MV)

More About HoneybeaT

http://soundcloud.com/honeybeat

Twitter : @honeybeatband

Facebook : Honeybeat

 

BURNING BROOKLYNBrisbane, Australia

burning brooklyn

Menyerang dengan keras dan selalu bergerak maju, BURNING BROOKLYN tak ingin kehilangan momentum dalam setiap waktu. Bahkan mereka berencana untuk terus berkarya !

Memiliki basic massa tersendiri dan menjaga perhatian penuh dari pendengar music mereka adalah sesuatu yang band ini telah capai. Sekarang dipersenjatai dengan misi dan tekad tak terbendung, BURNING BROOKLYN mendorong batas-batas pribadi mereka sendiri dan bercita-cita untuk membuat hubungan dengan orang-orang di seluruh dunia.

burning brooklyn 2

Terbentuk pada akhir 2008, BURNING BROOKLYN yang digawangi Alex Dedecius (Vocals, Guitar), Alistair Grist (Drums), Josh Jentjens (Bass), Rick Collins (Guitar, Vocals) memainkan pertunjukan pertama mereka pada bulan Desember. Beberapa bulan kemudian mereka berhasilmemenangkan ‘Rock Off 2009’ yang mensponsori dirilisnyadebut EP “Where The Heart Stops”.

Lagu “Half Past Easy”menempati Top 10 Q Song Awards dan juga berhasil diputar di Triple J dan Triple M. Band ini juga telah mendukung sejumlah panggung internasional beberapa diantaranya menjadi opening act dari Haste The Day, Blessed By A Broken Heart dan Fear Before. Mereka juga pernah menjadi bandopening untuk tour Pierce The Veil and Escape the Fate dengan begitu banyak kerumunan yang memenuhi kapasitas venue The Tivoli di Brisbane. Baru saja mereka juga menjadi band pembuka untuk Funeral for a Friend di bulan April 2015.

Burning Brooklyn juga telah merilis EP “Lost and Forgotten” pada tahun 2012 dan merilis 3 single setelah itu.

BURNING BROOKLYN – DOROTHY MANTOOTH IS A SAINT [OFFICIAL MUSIC VIDEO]

More about Burning Brooklyn

Burningbrooklyn.com

https://www.reverbnation.com/burningbrooklyn

https://soundcloud.com/burningbrooklyn

Twitter : @BurningBrooklyn

Facebook : Burning Brooklyn

 

FRONTXSIDEMakassar, Indonesia

frontxside

Frontxside merupakan band pengusung hardcore asal kota Makassar, Sulawesi Selatan yang berdiri tepatnya 17 Juni 2012 yang dimotori oleh Rizky ( drum ) Indhar ( voc ) Yuri ( bass ) dan Ndo’ ( gitar ).

Band ini terbentuk didasari oleh keinginan memajukan musik Makassar serta mengubah mindset bahwa untuk ngeband itu perlu punya skill yg mumpuni, harus punya dana yg besar, dan lain-lain. Terbukti di awal kemunculan FrontXSide, mereka langsung menghantam dengan 3 lagu mereka, yang mereka rekam secara live.

Dalam kurun waktu 8 bulan mereka sudah melahirkan 7 lagu yang mereka kemas dalam mini album yg bertema SELF TITLE EP yang proses  packaging-nya  mereka kerjakan sendiri dan dari hasil patungan mereka sendiri. Bahkan sampai ke event  launching mereka pun harus bersabar menabung dulu untuk membuat launching album yang boleh di bilang spektakuler pencapaiannya. Ke-7 lagu yang terdapat di Ep mereka yang menjadi pentolan lagu yang berjudul REVOLUSI dan PENCARI KERJA.

frontxside 2

Dalam kurun waktu 3 tahun FrontXSide mampu memberikan tendangan telak di gendang telinga di event skala nasional maupun internasional seperti Just Having Fun tour 2014 di Jakarta,  Rock in Celebes 2013 & 2014 di Makassar,  Kukar Rockin Fest 2015 di kota tenggarong, Dainomous Open Air 2015 di Bali, Music for Brighter Day 2015 di Bali, dan masih banyak lagi event gigs tahunan yang mereka ikut berpartisipasi.

Di kabarkan FrontXSide sedang menggarap lagu lagu baru yang akan mereka hempaskan kembali di tahun 2015 ini ikutin aja perkembangan mereka di official social media mereka  wait and see!

FrontXSide –  “Pencari Kerja” Live At #MayinMoral Auditorium RRI Makassar

More About FrontXSide

https://www.reverbnation.com/frontxside

https://www.youtube.com/user/FRONTXSIDE

search all about us on

facebook :  FRONTXSIDE

twitter : @frontxside

 

TOPSY TURVY’SPoitiers, Perancis

topsy turvy's

Topsy Turvy’s adalah band asal Perancis yang mencoba bereksperimen dengan genre Punk Rock dengan warna Pop Punk, Melodic Hardcore, dan Skate Punk  dengan vokal wanita dan vokal pria dan dengan semangat DIY, terbentuk pada tahun 2008 di Poitiers (selatan barat Perancis). Topsy Turvy’s yang digawangi oleh Noémie (Bass/Vocal), Dam (Guitar/Vocal), Bato (Guitar/Vocal), Cyp (Drum) ini merupakan band yang sudah cukup berpengalaman dalam berbagain konser bukan hanya di Perancis namun juga di negara-negara Eropa lainnya.

topsy turvy's 2

Topsy Turvy’s  telah mengeluarkan EP “Fall In Love With An Alien Girl” pada tahun 2011, EP “You Better Believe It, You’re In” pada 2012, dan Split Album dalam bentuk CD dan Vinyl dengan band asal Belanda SIDEWALK. Di tahun 2015 ini mereka akan menjalani tour keliling Eropa yang bertajuk “Summer Tour 2015” dan sedang ssdalam pengerjaan EP di akhir tahun 2015.

Topsy Turvy’s at Melusik Festival 2013

More About Topsy Turvy’s

http://www.topsyturvys.fr/

http://topsyturvys.bandcamp.com/

Twitter : @topsyturvys

Facebook : Topsy Turvy’s

 

PROTOCOL AFROJakarta, Indonesia

protocol afro

Protocol Afro band asal Jakarta dengan genre yang mereka sebut “Inconsistent Pop”, hal ini merujuk pada musik yang mereka usung dengan mengeksplorasi berbagai gaya musik dengan konsisten tanpa membatasi genre atau subgenre tertentu.

Band yang digawangi oleh Ditto (Vocal),Giano (Rhythm Guitar), Mayo (Bass), Kristian (Drums),Panji (Lead Guitar), Ferdi (Synthesizer) yang terbentuk sejak tahun 2007 ini telah aktif di dunia musik Asia Tenggara sejak 2011, mereka telah perform di Baybeats Festival Singapura, Hallo Music Festival ASEAN Bali, ASEAN Pride Music Festival 2014 di Hanoi Vietnam dan banyak panggung lainnya. Protocol Afro terpilih oleh Nylon Magazine Indonesia sebagai salah satu dalam “10 Local Music Heroes of 2012”.

protocol afro 2

Lagu Protocol Afro yang berjudul “Musik (Dance With Me)” masuk dalam featured song edisi Oktober 2012 oleh P+M Magazine, majalah foto dan musik yang unik dari Jepang. Lagu yang sama dinominasikan sebagai Best Pop Song di VIMA Awards 2013, penghargaan musik independen tahunan yang berbasis di Malaysia. Pada tahun 2015 ini mereka juga berhasil mendapatkan penghargaan sebagi band terbaik kedua di Hard Rock Rising 2015 regional Jakarta.

Protocol Afro telah merilis 2 album, The Youth pada tahun 2014 dan tahun ini mereka berhasil merilis album terbaru mereka The Youth (Japan version) yang dipasarkan untuk pasar musik Jepang.  Dalam album ini berisi lagu-lagu mereka yang berasal dari  EP mereka yang berjudul “Protocol Afro”,  seluruh Album “The Youth”, serta mereka juga menambahkan 2 lagu baru yang khusus dibuat untuk album ini. Pada album kompilasi Music for Brighter day Part VI ini mereka juga akan memasukkan salah satu baru dari album The Youth (Japan Version) yang belum dirilis di Indonesia.

Protocol Afro – Streetside MV (Vietnam Trip 2014)

More About Protocol Afro

http://protocolafro.com/

http://soundcloud.com/protocolafro

Twitter : @protocolafro

Facebook : Protocol Afro

 

SPEED INSTINCTMakassar, Indonesia

speed instinct_grayscale

foto: M. Ifan Adhitya

Speed Instinct yang digawangi Dennis (gitar), Kevin X-Leo(vokal), Yudha (bass), Nirwan (gitar) serta Aslam (drum) merupakan band yang sepakat meletakkan ‘benang merah’ musiknya pada genre rap rock yang dipadukan dengan rock n’ roll, funk, heavy metal, grunge dan stoner rock dengan lirik yang berkisar tentang kehidupan sosial, politik keseharian dan bila perlu: menentang tirani.

Foto: M. Farid Wajdi

Foto: M. Farid Wajdi

Album perdana mereka bertajuk Real Eyes Realize Real Lies ini sebelumnya telah dirilis di Record Store Day Makassar pada 26 April 2015. Album perdana Speed Instinct yang berisi sepuluh lagu yang berkualitas, merupakan buah dari kerja keras melatih kecepatan naluri untuk menemukenali riak dan kerikil-kerikil tajam di diri dan lingkungan kita sehari-hari dan kemudian meneriakkannya, berharap ada jabat dan rangkul untuk bersama menyusun siasat hidup yang lebih manusiawi esok hari.

Keberanian bermain lintas genre tersebut dipilih Speed Instinct disebabkan para personil yang memiliki background varian musik yang berbeda-beda. Dalam hal ini berusaha menjelajah kemampuan denisi musik masing-masing di album perdana ini. Divisi propaganda di departemen lirik diyakini mampu menjadi bahan bakar pergerakan kaum-kaum akar rumput. Selebihnya, anda bisa sendiri menilai lagu-lagunya secara wajar yang dirilis dalam bentuk cakram padat ini.

Speed Instinct – “Abuse of Power” at katakerja on September 19th, 2014

More about Speed Instinct

Go buy the first album of Speed Instinct on iTunes Store: https://itunes.apple.com/id/album/real-eyes-realize-real-lies/id1008231203

Band’s Contacts:
+6285240622217  |  +6282348883666 | speedinstinct@gmail.com

Twitter: @SpeedInstinct

Instagram: @speedinstinct

Youtube: http://youtube.com/user/SpeedInstinct1

Facebook: https://facebook.com/SpeedInstinct

Soundcloud: http://soundcloud.com/speed-instinct

 

VANITY RIOTSSidney, Australia

vanity riots (1)

Vanity Riots Band asal Australia yang berbasis di Sidney mengusung genre hard rock / metalcore. Pada tahun 2015 ini mereka menggebrak dengan tour selama 3 minggu di Filipina dan Indonesia di sponsori oleh Machbeth Cloth dan Pulp Magazine, Filipina.

Sejak merilis EP debut mereka “Ambulance” pada 2013, Vanity Riots yang digawangi oleh female-fronted Monica Strut (Vocal), Voya Milutinovic (Guitar), Bjorn Santos (Guitar), Blake Cateris (Bass), Jase Canelas (Drums) telah melakukan tour berkeliling East Coast Australia dan telah tampil di begitu banyak stasiun radio lokal dan internasional dan telah ditampilkan dalam publikasi seperti Classic Rock, AOR(UK), Powerplay Magazine(UK), PulpMagazine(PHIL) dan Rock Hard(UK).

Pada pertengahan 2014,Vanity Riots merilis single baru, “Endlessly”, diproduksi oleh Sonny Truelove danvideo musik disutradarai oleh David Owen Blackley(Her Name Is Murder Productions) dari Inggris. Saat ini Vanity Riots sedang dalam proses rekaman EP kedua mereka dan akan merilis musik dan video baru pada akhir tahun ini.

VANITY RIOTS – “Endlessly” (Official Music Video)

More About Vanity Riots

http://vanityriots.bandcamp.com/

https://soundcloud.com/vanity-riots

Twitter : @vanityriots

Facebook : Vanity Riots

 

HIGH VOLTAGEMakassar, Indonesia

high voltage 1

High Voltage merupakan band asal Indonesia yang berbasis di kota Makassar, Sulawesi Selatan mengusung genre grindcore. Pada tahun 2015 ini mereka telah berhasil memberikan hantaman keras bagi scene Indie/Underground di kota Makassar dan belahan Indonesia Timur.

Sejak merilis EP debut mereka pada tahun 2013, High Voltage yang di perkuat oleh Fuad Pay (Vokal), Ndo (Gitar) dan Luken (Drum) telah melakukan banyak partisipasi disetiap event/gigs Underground dan Indie dan telah tampil dalam media publikasi zine, newsletter dan magazine seperti Lost In Chaos Magazine, Dapur Letter, Pasukan Mati, Thanks Vol. 5, Buzz, dan Revius.

high voltage 2

Pada pertengahan 2015 ini High Voltage akan berpartisipasi dibeberapa album kompilasi Celebes Extreme Musick Compilation, Grindhouse Compilation  dan Music For Brighter Day Part VI Compilation. Saat ini High Voltage sedang merampungkan beberapa materi baru yang akhir tahun 2015 ini akan siap melempar single terbaru.

High Voltage – “Fuck The Police” (Music Video)

More About High Voltage

http://www.soundcloud.com/highvoltagegrinder

http://www.reverbnation.com/highvoltagegrinder

Twitter : @HIGHVOLTA6E

Facebook : High Voltage

 

DETECTED OVERALLTangerang, Indonesia

detected overall

Setelah sukses meluncurkan single pertama “MATISURI” pada pertengahan 2014 dan “SEMESTA” yang dipilih dan di angkat menjadi Video Clip pertama Mereka yang telah di rilis secara resmi melalui Youtube pada 31 Desember 2014 lalu.  Kini DETECTED OVERALL, band yang terbentuk pada tahun 2008 dan bergenre Disaster Punk ini kembali membeberkan sedikit bocoran di album “MATISURI” yang akan segera dirilis dengan mengeluarkan lagu ke-3nya yaitu “Tak Akan Sama Mendengar Dengan Melihat”. Yang bertujuan untuk sekali lagi memperkenalkan jati dirinya yang baru melalui beberapa lagu yang tertera di album “MATISURI”.

Menjelang rilisnya “MATISURI” album, kini DETECTED OVERALL sedang sibuk mempersiapkan kejutan-kejutan lain dalam mempersiapkan sebelum dan sesudahnya album ini terlahir seperti; Seusai menjalani #PUKULBALIK mini tur Jawa Barat (Bandung – Tasik) pada bulan Januari 2015 yang kemudian disambung kembali ke #PUKULBALIK mini tur Jawa Timur (Malang – Blitar) pada bulan April 2015 kemarin, yang bertujuan untuk semakin gencar mempromosikan album yang akan segera dirilis pada akhir tahun 2015 ini.

detected overall 2

Tidak ada yang membaik begitupun juga tidak ada yang memburuk, mereka masih percaya bahwa berjuang adalah milik orang-orang yang pantas mendapatkan kesuksesan pada waktunya meskipun hanya sebuah pencapaian. Selebihnya adalah bonus. Berbekal keyakinan dan dukungan Teman dan Komunitas serta doa orangtua dirasa cukup walau jatuh adalah resikonya.

DETECTED OVERALL – “SEMESTA” (official music video)

More About Detected Overall

http://www.reverbnation.com/detectedoverall

http://www.youtube.com/detectedoverall

Twitter : @DetectedOverall

Facebook : Detected Overall

 

BEFORE THE TEMPESTSingapore

Before The Tempest (Pizza)

Before the Tempest, trio pop-punk asal Singapura, yang beranggotakan Nigel Cheah (Lead Vocals/ Guitar), Kristian Marc Paul (Guitar/ Vocals), Tim Lim (Drums/ Vocals) yang terbentuk sejak tahun 2012.

Before The Tempest (Stairs)

Terinfluence dari band-band seperti Blink-182, Busted dan bahkanOne Direction. Before the Tempest menjanjikan pertunjukan musik yang energik, lirik jujur dan catchy membuatAnda akan bernyanyi bersama.

Before the Tempest telah mengikuti begitu banyak gigs di Singapura dan mereka juga tergabung dalam label lokal Anaki Records. Mereka telah merilis beberapa single dan merilis video klip untuk lagu mereka “Bad”. Saat ini mereka sedang mengerjakan single yang rencananya akan dimasukkan dalam kompilasi Music for Brighter Day Part VI [compilation].

Before The Tempest – “Bad” (Official Music Video)

 

More about Before the Tempest

https://soundcloud.com/beforethetempest

www.youtube.com/user/BeforetheTempest

Twitter : @BTT_SG

Facebook : Before the Tempest

 

CHICKEN FIGHTERMakassar, Indonesia

chicken fighter 2

Chicken Fighter terbentuk pada akhir tahun 2013 yang berawal dari kebosanan mereka menikmati musik hanya dari depan panggung maka Fandal dan Mby meluapkan apa yang ada pikiran mereka yang ingin berbagi energi di atas panggung.

Akhirnya band ini terbentuk dengan formasi Fandal (gitar), Mby (voc), Agung(drum) dan Feb (bassis) dan telah mengikuti berbagai gigs di kota Makassar, Rencananya mereka juga akan bergabung dalam tour Music for Brighter Day Part VI di Bali pada Oktober nanti.

chicken fighter

Di pertengahan tahun 2014 mereka telah merekam 2 lagu yaitu “New Fighter” dan “Lantang Menantang” , walaupun mereka mengatakan materi tersebut belum sehebat band-band lainnya, tapi mereka bangga dengan hasil karya mereka sendiri. WE ARE CHICKEN FIGHTER FROM THE EAST, WE DON’T HAVE SKILL BUT WE HAVE PASSION TO MAKE IT MOSH.

More About Chicken Fighter :

https://www.reverbnation.com/chickenfighter8

Twitter : @ChickenXFighter

 Instagram: @chickenfighter_id

 

THE JAKA PLUSSemarang, Indonesia

jaka plus

Tahun 2008 menjadi awal band ini terbentuk, genre rock and roll pernah menjadi identitas  di album pertama mereka, dengan single “Amnesia”, The Jaka Plus mampu membuat pasar sendiri di kota Semarang. Album pertama mereka di beri nama Formasi Awal sebagai tanda formasi pertamalah yang ada dalam penggarapan album tersebut.

Band yang digawangi oleh Daus Rose (vocal), Derry (Bass), Adjie (Drum), Elle (rhythm), Dion (rhythm) ini telah merilis album kedua  yang merupakan revolusi dari band ini, retro dan britpop menjadi benang merah di album yang diberi nama Yovie ini. Pernah mendapat pujian sebagai lagu yg unik dari salah satu major label yg bekerja sama dengan acara  “meet the labels 2013”, The Jaka Plus juga berhasil menjadi top20 di ajang tersebut, sayang vote yang kurang membuat mereka tidak bisa melangkah lebih jauh.

jaka plus 2

Ajang international VIMA 2013 juga tertarik memasukan lagu “Gemini” menjadi salah satu nominasi best rock song 2013. “Gemini” dan “Boyband” pun saling bergantian menduduki peringkat pertama dalam chart salah satu radio di Bali.

Tahun ini bakal menjadi tahun yang sibuk lagi untuk The Jaka Plus. Mereka mulai masuk dapur rekaman lagi, nama album yang sudah diberi nama terdahulu dengan nama Nabi Adam adalah lanjutan album, yang diberi judul nama seseorang setelah album Yovie. Selain itu The Jaka Plus juga rencananyaakan melakukan rangkaian tour di tahun ini, salah satunya pada tour Music for Brighter Day Part VI di Bali pada Oktober nanti.

More about The Jaka Plus

The Jaka Plus – “Gemini” (OFFICIAL VIDEO)

www.soundcloud.com/jakaplus

www.reverbnation.com/jakaplus

Twitter :@thejakaplus

Facebook : The Jaka Plus

 

THE CLAYSMedan, Indonesia

the clays

The Clays yang dibentuk oleh Gavin Siregar dan Albar Murad pada akhir tahun 2010 ini adalah band yang bergenre alternative rock dari kota Medan, Sumatera Utara . Nama “The Clays” juga diambil dari pengartian mereka sendiri, yang artinya Tanah liat/coklat, intinya “kita di ciptakan dari tanah dan akan kembali ke tanah juga”.

Setelah melalui pergantian personel dan vakum yang cukup lama, The Clays dengan format barunya terpengaruh oleh alternative rock sound seperti Kasabian, Blur, Placebo, Joy Division. Mereka akhirnya sepakat untuk membawakan aliran music semacam itu, Ciri musikal mereka yang rock namun danceable memiliki lirik – lirik tentang kehidupan, percintaan, dan realita keseharian mereka sendiri.

the clays 2

Nama The Clays saat ini memang sudah mulai sering menghiasi gig – gig lokal di Medan, Melalui paduan gitar ala Blur dan Kasabian. Seksi ritem yang padat dan megah serta lirik berbahasa Indonesia dan Inggris yang cerdas dan deskriptif, Musik The Clays terdengar sangat menyegarkan. The Clays bisa di sebut salah satu jejak band – band lokal yang mulai menatap 90’s alternative sounds.

The Clays – “We Don’t Care” at Pendopo USU

More about the Clays

www.thisisclays.wordpress.com

www.Soundcloud.com/the-clays

Twitter : @TClays

Instagram : TClays

 

BURNING THE HAWKSMakassar, Indonesia

burning the hawks 2

Burning The Hawks pada awalnya terbentuk pada bulan Juli 2011. Saat itu, band ini masih menggunakan nama The Hawks dan kemudian menjadi Burning The Hawks pada bulan Juli 2014. Nama Burning The Hawks terinspirasi dari sosok burung yang tangguh, Elang (Hawk), serta semangat yang membara dari para personil untuk terus bermusik dan tentunya untuk memajukan dunia permusikan Indonesia, khususnya Makassar dalam konteks indie.

burning the hawks 1

Band yang beranggotakan Bintang (vokalis/bassis), Ryan (gitaris), Yasid (gitaris), dan Thorgib (drummer) dan mengusung genre pop-punk/alternative sebagai dasar bermusik. Burning The Hawks sedang berada dalam tahap rekaman lagu untuk album E.P, yang direncanakan rampung akhir tahun ini.

Burning The Hawks – “Dimana Keadilan” Live at Milisi Makassar

More about Burning the Hawks

www.Soundcloud.com/BurningTheHawks

Twitter : @Burningthehawks

Facebook : Burning the Hawks

 

 THE LAST HEROES – Denpasar, Bali | Indonesia

last heroes 2_small

The Last Heroes, band asal Indonesia yang berbasis di Denpasar, Bali merupakan band yang mengusung genre heavy pop / punk. The Last Heroes terbentuk di tahun 2012 tepatnya pada 19 Juni 2012, pada awalnya band ini merupakan band sampingan (side project) dari beberapa personil yang telah memiliki band masing-masing.

Namun karena adanya kemauan dan kekompakan antar personil untuk terus mengembangkan konsistensi The Last Heroes, maka mulailah para personil tersebut untuk menetapkan band ini menjadi band utama (tidak side project). Setelah beberapa kali terjadi pergantian personil di The Last Heroes, maka didapatkan formasi personil untuk saat ini adalah Gungwah (Vocal), Andi (Synthesizer, Back. Vocal), Kresna (Lead Guitar, Back. Vocal), Yuda (Rhythm Guitar), Gung Ari (Bass), dan Agus (Drum). The Last Heroes sampai saat ini telah memiliki tiga buah single lagu antara lain : As We Can Make It’s True, Buktikan, dan Berbeda Tetap Satu.

last heroes

Di tahun 2015 ini The Last Heroes sedang menggarap sebuah Mini Album mereka yang bertajuk “The Chance For Victory”. Pada mini album ini, berisikan enam buah lagu, dua diantaranya adalah lagu recycle dari single sebelumnya. The Chance For Victory dipilih menjadi judul dari mini album ini karena, para personil yakin bahwa inilah kesempatan mereka untuk lebih mengembangkan dan memperkenalkan musik The Last Heroes kepada masyarakat penggemar musik, khususnya musik pop punk, bahwa The Last Heroes memiliki ciri dan warna musik pop punk yang berbeda, dan memiliki khas tersendiri dari The Last Heroes.

The Last Heroes 2nd Anniversary @TwiceBar-Kuta, Bali

More about The Last Heroes

www.reverbnation.com/thelastheroes

Facebook            : The Last Heroes

Twitter : @lastheroes_bali

Instagram            : @lastheroes_bali

 

SPARKLE DRIVEN FAIRYTALESingapore

sparkle driven fairytale (1)

Band yang mengusung genre experimental post-hardcore yang beranggotakan Raqeeb (Lead Vocals) , Marc Than (Guitars and Backing Vocals), Daniel Poon (Guitars), Shark (Bass), Eugene Ryan (Drums) yang terbentuk dengan berbagai latar belakang musik dan influence dari masing- masing personel yang berbeda satu sama lain dan dengan semangat untuk membuat musik baru yang berbeda. Sparkle Driven Fairytale menyuguhkan musik dengan vokal yang penuh emosi dan melodi yang dinamis.

sparkle driven fairytale (2)

Sparkle Driven Fairytale merupakan band yang sudah cukup berpengalaman dalam memperkenalkan musik mereka dalam pergerakan musik Singapura dan telah merilis EP album berjudul “Coming Out Of Tragedy” pada tahun 2013. Tahun ini mereka sedang menggarap single baru dan akan melakukan tour ke Indonesia di event Music for Brighter Day Part VI yang akan diselenggarakan pada bulan Oktober 2015 di Pulau Dewata Bali.

Sparkle Driven Fairytale – “Coming Out of Tragedy” ★ Anaki Records

More About Sparkle Driven Fairytale :

http://sparkledrivenfairytale.bandcamp.com/

http://sparkledrivenfairytale.bigcartel.com/

Twitter : @SDFBANDSG

Facebook : SparkleDrivenFairytale