Ilustrasi: Aisyah Azalya ( @syhzly )

Bulan Oktober diperingati sebagai bulan peduli kanker payudara sejak tahun 1991. Kepedulian untuk meningkatkan kesadaran akan penyakit kanker payudara semakin sering dikampanyekan sejak itu. Kesadaran ini bukan hanya ditujukan untuk perempuan, namun untuk laki-laki juga mengingat semua orang terlahir dengan payudara, kan.

Perlu diketahui bahwa kanker payudara sendiri merupakan sekumpulan sel kanker yang terbentuk di sel-sel payudara. Informasi dari National Cancer Institute mengatakan bahwa 1 dari 8 perempuan akan didiagnosa menderita kanker payudara. Selain itu kanker payudara merupakan penyebab kematian tertinggi kedua pada wanita.

Laki-laki juga harus waspada terhadap kanker payudara. Mengingat bahwa baik laki-laki maupun perempuan terlahir dengan sel dan jaringan payudara yang memliki kemungkinan untuk berkembang menjadi sel kanker. Walaupun kanker payudara pada laki-laki terbilang jarang, hanya sekitar 2,190 diagnosa per-tahun dan 410 di antaranya meninggal dunia. Namun, hal ini tidak menutup kemungkinan laki-laki dapat terkena kanker payudara.

Maka dari itu, di bulan Oktober ini dengan semangat pita merah muda, kita diajak untuk turut meningkatkan kesadaran tentang kanker payudara. Berbagai organisasi peduli kanker pada bulan Oktober menggelar kegiatan-kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan kepedulian akan kanker payudara. Lebih dari itu, kesadaran dan kepedulian akan meningkatkan empati. Baik bagi sesama penderita kanker yang sedang menjalani pengobatan (warrior) maupun bagi penderita yang telah berhasil menyelesaikan pengobatan (survivor).

Berbicara soal survivor, beberapa hari lalu tim Revius sempat bertemu dengan Amandira dan teman-teman dari perwakilan Makassar Cancer Care Community (MC3). Ibunya merupakan salah satu yang berhasil menyelesaikan pengobatan dari kanker payudara. Ia sempat sedikit bercerita ketika awal ibunya didiagnosa menderita kanker payudara, dukungan dari keluarga, sahabat dan lingkungan sekitar sangat membantu sampai akhirnya ibunya berhasil menyelesaikan pengobatan.

Di bulan Oktober ini, tepatnya 24 Oktober 2015 di Makassar akan digelar Pink Parade, kegiatan untuk turut memperingati bulan peduli kanker payudara. Kegiatan yang di gelar oleh MC3 ini ditujukan bagi siapapun untuk memakai kaos merah muda dan berpartisipasi dalam berbagai item acara dalam kegiatan ini. Sebagai bentuk kepedulian terhadap penyakit kanker payudara, dan dukungan bagi para penderita.

Dari hasil obrolan Revius dengan tim Pelaksana Pink Parade, ada lima hal yang mereka janjikan akan didapatkan dalam parade ini. Pertama, pengetahuan akan penyakit kanker payudara melalui konsultasi dengan dokter dan gaya hidup sehat. kedua, meningkatkan empati kepada para penderita kanker payudara mengingat dukungan dari sesama penderita dan dari bukan penderita sangat penting. Ketiga, they say it would be fun!. Ke empat, akan ada pilihan untuk makanan sehat di tenant-tenant dalam kegiatan ini. Terakhir, eksistensi dari komunitas anak muda di Makassar.

Banyak cara untuk peduli dan memberi dukungan. Let’s see! Bagaimana parade merah muda pertama di Makassar ini dapat meningkatkan kepedulian dan kesadaran akan penyakit kanker payudara. Kebanyakan orang menyadari kanker payudara, namun banyak juga yang lupa untuk mengambil langkah-langkah mendeteksi penyakit ini pada tahap awal dan mendorong orang lain untuk melakukan hal yang sama.

Selamat berparade!


Baca artikel lainnya terkait dengan Mega Irawan

What Men and Women Want?

We Believe, Food is Social Glue!

Waria Berhak Bahagia