Sumber Gambar: Meditatif Films ( @meditatif_film )

Sebuah video musik terbaru dari musisi Makassar akhirnya hadir di pertengahan tahun ini. Seluruh Daya dari Suhu Beku merupakan video musik tersebut yang telah dirilis secara resmi melalui kanal YouTube mereka pada Jum’at (10/6) kemarin. Disutradarai oleh Rusmin Nuryadin, video musik yang berdurasi tiga menit 45 detik ini merupakan yang perdana bagi Suhu Beku. Mengambil adegan keempat personel Suhu Beku, Fiki (vokal/gitar), Fauzan (gitar), Fadli (Bass), dan Fatur (drum) sedang tampil di sebuah bukit yang memiliki panorama langit yang cerah dan luas. Diselingi dengan penampilan masing-masing personel yang menikmati alunan lagu sembari memainkan alat musiknya.

Seluruh Daya ini dikerjakan Meditatif Films bersama Rumah Media, Timur Pictures dan Vonis Records. Sedangkan teknik pengambilan gambar untuk video musik ini diakui Rusmin mengasimilasi mood dan look yang sesuai untuk segi visual. Suhu Beku sebagai band dengan jiwa muda digambarkan dinamis dan sedikit misterius di perkenalan visualnya. “Ritme visual saya sesuaikan dengan ketukan, misalnya,” ungkap Rusmin ketika saya menghubunginya lewat sebuah messenger app.

Konsep sinematografi yang digunakan Rusmin adalah standar (kamera statis atau diam/still). Namun dalam proses post-produksi, ia menekankan ke motion graphic. “Biar sedikit berwarna dari style saya di beberapa klip sebelumnya. Saya tetap menggunakan color, tapi di bagian tengahnya yang grafis saya gunakan black and white”. Mengapa grafis? Karena tidak ada penekanan cerita (masih memikirkan penonton) untuk videonya, biar ritme selama lagu didengarkan tidak monoton menurut Rusmin. Ada beberapa juga teks lirik yang  dimasukkan Rusmin untuk memberikan kesan video lengkap dengan liriknya. “Tapi yang istimewa, saya terinspirasi dari film-film Gaspar Noé, misalnya Irreversible.”

Teruntuk Suhu Beku, band ini merupakan salah satu besutan anyar dari Vonis Records yang akan melepas album perdananya segera.  Menurut siaran pers yang dikirimkan Vonis Records, Suhu Beku mantap bermain di ranah pop setelah membaurkan berbagai pengaruh bermusiknya mulai dari The Beatles, Tame Impala, Thom Yorke, Transplants, Foo Fighters, Jimi Hendrix, Sigur Ros,The Adams, SORE, Float hingga She & Him. Fakta uniknya, keempat personel Suhu Beku ini masih merupakan pelajar dari sebuah SMA swasta di Makassar. Tepatnya 25 Agustus 2015, salah satu dampak positif berkesenian di unit kesenian SMA yang membuat Suhu Beku bertekad membentuk sebuah band yang dikerjakan serius dan profesional. Melalui musiknya, empat remaja ini berharap memberikan suhu yang berbeda dalam iklim kota Makassar yang panas dan minim ruang hijau untuk publik.  Hampir setahun perjalanan Suhu Beku yang diisi rutinitas penulisan lagu serta penggarapan materi di studio, akhirnya mereka telah merekam 2 lagu berjudul Seluruh Daya dan Jalan Pulang. Juga saat ini sedang penggarapan mini album perdananya berisi 6 lagu yang direncanakan rilis September 2016.

Juang Manyala dari Vonis Records juga mengungkapkan kesan terhadap video musik ini. Ia berharap melalui tampilan Seluruh Daya secara audio dan visual, para penikmat musik di Makassar bisa mengapresiasi karya Suhu Beku yang berproses untuk mendedikasikan waktu, tenaga, dan pengetahuannya dalam bermusik.

Persepsi lagu manja atau biasa disebut istilah lagu menye-menye sempat hinggap di telinga saya ketika pertama kali menyaksikan video musik ini. Walau begitu, kemanjaan dalam Seluruh Daya dikemas dengan aransemen british pop yang kuat ala Coldplay era album Parachutes dan pengaruh dari Float dalam liriknya. Seperti sebuah kutukan, saya lama-kelamaan terpikat dengan Seluruh Daya secara audio dan visual setelah menyaksikan videonya berulang kali.  Rusmin membingkai video musik ini bukan hanya sebagai perkenalan Suhu Beku yang dikemas secara luar biasa, tetapi juga membuat lagu Seluruh Daya semakin bernyawa.

Simak video musik Seluruh Daya berikut dengan liriknya di bagian bawah.

Seluruh Daya

Telah kuputuskan di matamu kusandarkan semua
Waktu habis di pikiran, semua kan jatuh di pangkuanmu

Dan kupercaya sepanjang jalan menggenggam tanganmu
Hingga habis seluruh daya, semua kan jatuh di pangkuanku

Kau buatku luluh, hingga kuterjatuh, terbiaskan waktuku padamu
Akupun tak tahu, semua karenamu, padamu ku akan selalu


Baca tulisan lainnya

Selebrasi Monumental dan Sentimentil di Penghujung April

Jalan Menuju Terang

Musik Untuk Hari yang Lebih Cerah

Beragam dalam Satu, Kumpul di Timur!

Momen Istimewa untuk Rilisan Musisi Makassar