Oleh: Afif Alhariri ( @bung_ucok)

Manusia adalah makhluk yang penasaran. Terutama penasaran akan diri sendiri. Tidak mengherankan, jika membuka media sosial seperti Facebook akan ditemukan puluhan bahkan ratusan kuis – kuis kepribadian. Atau malah beranda Facebook kita isinya hanya tes – tes seputar kepribadian karena rasa penasaran tersebut. Mulai dari hal yang paling kuno seperti zodiak, empat zona kepribadian menurut Cladius Galen, kepribadian bedasarkan golongan darah dan bahkan tes – tes kepribadian yang tidak penting – penting amat. Sebut saja yang paling popular “If you lived in Divergent, which faction are you?”.

Dan karena ingin latah atas tren tes – tes kepribadian tersebut, sebagai pengunjung setia Revius, saya akan membuat tes yang berjudul “Tipe pembaca Revius seperti apakah kamu?”. Dengan pendekatan psikometrik terhadap topik dan kondisi yang relevan, diharapkan akan ditemukan pendekatan aspek psikologis kamu sebagai pembaca Revius. Tes ini cukup sederhana dan kamu hanya membutuhkan pulpen dan kertas serta sedikit kemampuan untuk berhitung.


Topik Revius yang kamu suka…
A. People
B. Event
C. Ideas
D. Semuanya

Kamu sering mengakses Revius melalui …
A. Smartphone dan Laptop
B. Smartphone
C. Laptop
D. Rahasia

Kamu biasa mengakses Revius pada kondisi…
A. Nongkrong di café bersama teman – teman
B. Di kamar sambil mendengarkan musik
C. Di tepi pantai sambil melihat sunset
D. Di ruang bawah tanah

Author Revius favorit kamu…
A. Rieski Kurniasari, Barzak
B. Achmad Nirwan, Chairiza
C. Aan Mansyur, Langgo Farid
D. Tidak peduli dengan author

Ketika Revius memposting sebuah tulisan, kamu..
A. Segera me-repath dan me-retweet ke teman – teman sebelum membacanya
B. Membaca kemudian membagikan tulisan tersebut
C. Membaca dan mendiskusikan isi tulisan
D. Membaca kemudian mencatat pokok – pokok penting


Setelah mencatat jawaban tersebut di kertas, silahkan mengkalkulasikannya dengan menggunakan metode Fibonacci weighted point system terhadap pilihan hasil jawaban yang menurut kamu lebih dominan (misal: Jawaban A lebih merepresentasikan diri dibanding jawaban B dan jawaban B lebih merepresentasikan diri dibanding jawaban D, maka nilai A = 3 poin, B = 2 poin, D = 1 poin). Tidak mengerti?. Sama. saya juga tidak mengerti untuk menjelaskannya. Intinya seperti ini saja.

Dominan A
Kamu adalah tipe pembaca Revius yang senang bergaul. Buat kamu, membaca Revius berarti tidak akan membuat kehabisan bahan obrolan bersama teman – temanmu. Kamu adalah tipe yang dikatakan oleh Christopher Johnson McClelland sebagai N-Aff, Need of Affiliation. Apapun yang terjadi di dunia ini, teman adalah hal terpenting.

Dominan B
Kamu adalah tipe pembaca Revius yang haus akan aktifitas. Setiap ada event keren di Makassar, kamu harus ada di tempat tersebut. Kamu tidak akan pernah pusing akan dihabiskan ke mana waktu malam minggu. Sebab di dalam kepalamu, selalu ada daftar event yang wajib kamu hadiri. Kamu bisa saja ditemukan di Rumata Art Space tetapi tiba – tiba sejam kemudian kamu ada di Café Buku Adyaksa membaca puisi bersama anak – anak Malam Sureq. Bisa saja kamu adalah jomblo. Kamu merasa akan lebih keren jika bisa berkata “Eh, tadi di Kedai Buku Jenny ada Duo Serigala tampil loh. Wuih penampilannya yang menggantung itu bisa bikin saya selalu berdiri di depan panggung”. Saya tidak tahu apakah memang pernah Kedai Buku Jenny memanggil Duo Serigala di tempat mereka. Semoga saja KBJ mau merealisasikannya.

Dominan C
Kamu adalah tipe pembaca Revius yang senang kesendirian. Kamu juga melankolis. Di kepalamu selalu saja ada ide – ide yang meledak untuk disampaikan. Dan kamu akan mencari wadah untuk menyampaikan ide tersebut. Apakah itu dalam bentuk tulisan atau diskusi. Kamu mungkin cocok untuk menjadi walikota Makassar karena isi kepalamu.

Dominan D
Kamu adalah alien yang mencoba menguasai dunia. Saat pembagian territorial aksi, kamu terpilih bertugas di wilayah Indonesia Timur. Kamu teringat akan pidato dari pemimpin besar ummat alien sebelum berangkat ke bumi, bahwa untuk menaklukkan sebuah daerah terlebih dulu harus dikuasai remajanya. Dan jika ingin menguasai remajanya, kamu harus tahu isi kepala mereka. Kamu cukup beruntung menemukan Revius sebagai referensi untuk melancarkan aksi pengambilalihan bumi ini. Terlebih lagi hasil risetmu menuliskan bahwa Makassar adalah gerbang dari Indonesia Timur. Sempurna.

(Tes kepribadian ini tentu saja hasil ngawur saya pribadi. Tidak ada hubungannya dengan ilmu – ilmu psikologi).


Baca tulisan lainnya dari Afif Alhariri

Habis Gelap Terbitlah Terang

Batu Akik dan Curhatan Anak Geologi

Tan Malaka, Bapak Jomblo Indonesia

Kembalilah ke Panggung Musik, Nuri!

Surat Terbuka Untuk Danny Pomanto